Kualitas radiografi ditentukan oleh struktur anatomi yang dipengaruhi oleh faktor eksposi seperti kV, mA, dan s. Pemeriksaan ankle joint dengan proyeksi lateral bertujuan memeriksa fraktur, dislokasi, dan efusi sendi. Sebanyak 20% populasi mengalami cedera ankle. Untuk citra radiografi ankle yang akurat, diperlukan analisis kualitas citra menggunakan software Image-J yang mampu mengukur kontras dan ketajaman gambar melalui fitur histogram, dengan parameter utama Signal-to-Noise Ratio (SNR). Tujuan penelitian ini menganalisis variasi tegangan (kV) 50, 55, 60, 65, 70, 75 terhadap SNR pada pemeriksaan ankle proyeksi lateral dengan menggunakan Image-J. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif menggunakan metode histogram dan SNR pada Image-J. Subjek penelitian phantom ankle dan objek penelitian ini adalah citra foto phantom ankle yang di proyeksikan Lateral, diekspos sebanyak 6 variasi tegangan (kV), dan dilakukan penyinaran 3 kali. Citra radiograf diolah menggunakan Image- J melalui tahapan editing, transfer file DICOM, dan analisis histogram. Citra difokuskan pada anatomi Talus dengan Region Of Interest (ROI) yang sama untuk menghitung rata-rata nilai piksel dan standar deviasi sebagai perhitungan SNR. Hasil penelitian diperoleh kV 50 nilai SNR 20, kV 55 nilai SNR 21,574, kV 60 nilai SNR 22,769, kV 65 nilai SNR 24,706, kV 70 nilai SNR 25,090, dan kV 75 dengan nilai SNR 27,510. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh variasi tegangan (kV) tersebut layak untuk evaluasi diagnostik, dengan kontras yang baik, noise yang rendah, dan detail anatomi yang cukup jelas, khususnya struktur halus seperti celah sendi, korteks tulang, dan fraktur. Hasil optimal terdapat pada kV 65 – 75.