Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Strategi Penyuluhan di Era Pandemi Terhadap Minat Pemuda dalam Usahatani Brokoli Organik Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu Simo, Daniel; Noywuli, Nicolaus; Keruru, Maria Nesti; Merna, Diana
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 7 No 01 (2025): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v7i01.1550

Abstract

A well-thought-out and flexible extension plan is crucial to promoting higher small-scale farmers' incomes. Farmers may boost agricultural output and compete in a larger market by using an appropriate extension strategy. Finding the key elements influencing young people's interest in growing organic broccoli in Sumberejo Village, Batu District, is the goal of this research. Knowledge, experience, and information are among these elements, which are often divided into two categories: internal factors (such intrinsic qualities) and external ones (like social environment, education, and familial influence). Sumberejo Village was selected due to its excellent potential for growing broccoli and Batu City's favourable soil conditions. The analytical technique known as structural equation modelling, or SEM, enables the testing of causal links between variables in the study model. The Cronbach's Alpha coefficient reliability test findings indicated that all items were valued at ≥ 0.6, suggesting that the research instrument was deemed practicable and trustworthy. To gather research data, the questionnaire was subsequently given to 60 responders
Systematic Literature Review: Phytochemistry and Antimalarial Activity of Carrica Papaya Linn Merna, Diana; Arief, Maipha Deapati; Keruru, Maria N.; Noywuli, Nicolaus; Kase, Inggrid; Simo, Daniel
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v7i02.1653

Abstract

Papaya leaves (Carica papaya L.) have been trusted and proven to antimalarial activity. Currently review information on morphology, phytochemical and pharmacology aspects of the papaya plant (Carica papaya L). Based on a literature study on papaya plants (Carica papaya L.) summarized from ScienceDirect, Google Scholar, Springer with search keys morphology, phytochemical, antimalarial, Carica papaya L, plasmodium falciparum, papaya leaf extract has antimalarial activity against plasmodium falciparum. Qualitative phytochemical analysis of papaya leaf extract (Carica papaya L) showed the presence of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and glycosides. Flavonoids showed antimalarial activity against P. falcifarum which inhibited the entry of L-glutamine and myoinositol into infected erythrocytes during the intraerthrocytic phase of the Plasmodium life cycle.
ANALISIS PENGARUH ION Na+, K+, DAN Ca2+ PADA UJI KREATININ MENGGUNAKAN SENSOR BERBASIS KERTAS Tambaru, David; Merna, Diana; Gauru, Imanuel; Benu, Marlon J.R.
Chemistry Notes Vol 7 No 2 (2025): Chem. Notes, 7(2), 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cn.v7i2.27313

Abstract

Kreatinin adalah suatu senyawa yang terdapat dalam tubuh dan telah digunakan sebagai indikator gangguan fungsi ginjal. Kadar kreatinin yang tinggi baik dalam darah maupun urin menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal. Pengukuran kreatinin umumnya dilakukan berdasarkan reaksi Jaffe dimana adanya kreatinin direaksikan dengan asam pikrat dalam suasana basa yang menghasilkan senyawa berwarna merah-orange. Intensitas warna yang dihasilkan berbading lurus dengan kreatinin yang terdapat dalam sampel. Namun kompoisi sampel yang biasanya mengandung berbagai senyawa atau ion lain, berpotensi menyebabkan bias pada pengukuran. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, pengaruh ion Na+, K+ dan Ca2+ dalam analisis kreatinin dengan menggunakan sensor kertas diamati. Sensor kertas terbuat dari kertas saring Whatman 42 dibuat berbentuk lingakran berdiameter 0.6 cm menggunakan pelubang kertas, dan ditetesi dengan asam pikrat 0.04 M dan NaOH 2%. Kreatinin murni dan kreatinin yang ditambahkan ion-ion dalam konsentrasi dan kombinasi yang bervariasi diukur dengan menggunakan sensor berbasis kertas dan dibaca dengan menggunakan smartphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ion-ion Na+, K+ dan Ca2+, baik secara individu maupun bersama-sama, menyebabkan penurunan atau peningkatan signal pada pengukuran kreatinin. Ion kalium secara individu baik pada kosentrasi rendah (260 ppm) maupun normal (1560 pm) dalam urin, menyebabkan peningkatan pada signal kreatinin. Sementara, ion natrium dan kalsium menyebabkan penuruan signal dengan meningkatnya konsentrasi kedua ion tersebut. Kecenderungan yang sama diperoleh ketika gabungan dari dua atau tiga dari ion-ion tersebut, menunjukkan bahwa keberadaan kalium dalam konsentrasi di bawah dan normal menyebakan peningkatan signal berapapun konsentrasi ion Na+, dan Ca2+.