Pelatihan kepemimpinan diri memiliki peran krusial dalam perkembangan pribadi peserta didik di PNS (SMK) agar mereka menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dalam dunia kerja. Kepemimpinan diri mencakup kemampuan untuk mengatur emosi, mengatur tujuan pribadi, serta mengambil inisiatif dalam proses pengambilan keputusan dan semua ini adalah keterampilan penting bagi pemimpin yang bertanggung jawab. Dalam pelatihan ini, siswa diajak untuk membangun dasar kepemimpinan diri melalui refleksi, diskusi kelompok, serta simulasi situasi kepemimpinan. Kegiatan penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk menilai tingkat kepemimpinan diri di antara siswa PNS (SMK) Ahsanu ‘Amala dan merancang langkah-langkah pelatihan yang efektif. Observasi menunjukkan bahwa cara ini dapat meningkatkan rasa percaya diri, motivasi internal, serta kemampuan siswa dalam mengambil keputusan. Pelatihan ini terbukti menjadi metode yang efisien untuk pengembangan diri, karena menyediakan materi yang disesuaikan dan penilaian progres individu. Mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam kurikulum PNS membantu menghubungkan pelatihan di kelas dengan kebutuhan yang ada di dunia kerja, sehingga mendongkrak daya saing lulusan di pasar kerja. Dengan begitu, SMK tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan teknik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan karakter dan metode pembelajaran yang inovatif.