Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kaidah-Kaidah Khusus Siyasah Qadhaiyyah Ghina Aulia Rizky; Muhammad Afriza Rifandy; Muhammad Ferdy Hasan; Lisnawati Lisnawati
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): TADHKIRAH : Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v2i2.106

Abstract

Qawāʿid fiqhiyyah are a set of legal maxims or principles used in the science of fiqh to understand and interpret Islamic law. The term “qawāʿid” means rules or principles, while “fiqh” refers to a deep understanding of Islamic law. Thus, qawāʿid fiqhiyyah function as general guidelines in deriving legal conclusions from sharia texts. This study specifically examines the application of qawāʿid fiqhiyyah in the context of siyāsah fiqhiyyah, or Islamic political jurisprudence. Siyāsah fiqhiyyah refers to the principles of Islamic law applied in political and governmental affairs. In this context, “siyasah” refers to the management of public and state matters based on Islamic legal values. The main objective of applying these principles is to ensure that governmental policies and actions align with sharia and aim at achieving the welfare (maṣlaḥah) of the people. This research aims to explore how legal maxims play a role in shaping a normative framework for public policy within an Islamic governance context. Using a qualitative approach and literature review, the analysis shows that the integration of qawāʿid fiqhiyyah and siyāsah fiqhiyyah is essential in establishing a just government that adheres to Islamic principles and promotes public welfare. The findings are expected to contribute to the body of knowledge in Islamic legal studies, particularly in offering contextual solutions for the challenges of modern governance.
Pengaruh Zakat Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Hikmal Asril Annaza; Muhammad Hegel Muchtohari; Muhammad Ferdy Hasan; Ali Murtadho Emzaed
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): TADHKIRAH : Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v2i2.159

Abstract

This study aims to evaluate the impact of zakat on improving people's welfare in Indonesia. Zakat, as one of the financial instruments in Islam, plays an important role in reducing poverty and improving social welfare through equitable distribution of wealth. The findings of the study indicate that the distribution of zakat has a significant impact on improving the quality of life of beneficiaries, especially in terms of fulfilling basic needs such as education, health, and economic stability. In addition, zakat has also been proven to reduce poverty rates and reduce income disparities in society. The success of zakat is greatly influenced by professionalism in its management, accuracy in distributing to those in need, and transparency of zakat management institutions. These results emphasize the importance of strengthening the zakat management system and cooperation between institutions so that zakat can function optimally as a tool for economic empowerment and equalizing welfare in Indonesia.
Pengaruh Zakat Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Hikmal Asril Annaza; Muhammad Hegel Muchtohari; Muhammad Ferdy Hasan; Ali Murtadho Emzaed
Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hidayah.v2i2.888

Abstract

This study aims to evaluate the impact of zakat on improving people's welfare in Indonesia. Zakat, as one of the financial instruments in Islam, plays an important role in reducing poverty and improving social welfare through equitable distribution of wealth. The findings of the study indicate that the distribution of zakat has a significant impact on improving the quality of life of beneficiaries, especially in terms of fulfilling basic needs such as education, health, and economic stability. In addition, zakat has also been proven to reduce poverty rates and reduce income disparities in society. The success of zakat is greatly influenced by professionalism in its management, accuracy in distributing to those in need, and transparency of zakat management institutions. These results emphasize the importance of strengthening the zakat management system and cooperation between institutions so that zakat can function optimally as a tool for economic empowerment and equalizing welfare in Indonesia.
Pemberdayaan Lahan dalam konsep Ihyaul mawat oleh Petani Takal dalam Perspektif Fikih Lingkungan Rifandy, Muhammad Afriza; Muhammad Ferdy Hasan; Ibnu Elmi A.S Pelu; Maimunah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27118

Abstract

Abstrak— Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tabat Kalsa dilaksanakan sebagai wujud kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian. Kegiatan utama difokuskan pada pengembangan budidaya sayuran cepat panen yaitu sawi, kangkung dan bayam. Tujuan kegiatan ini adalah memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif, meningkatkan ketersediaan pangan sehat serta menumbuhkan potensi ekonomi keluarga dari hasil panen. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan teknik budidaya, praktik pengolahan lahan, penanaman, perawatan dan panen bersama. Selama kegiatan berlangsung mahasiswa tidak hanya mendampingi, tetapi juga ikut belajar secara langsung tentang teknik bertani bersama petani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan partisipasi warga dalam budidaya sayuran, serta keberhasilan tumbuh kembang tanaman yang dibudidayakan. Dengan demikian, KKN Tabat Kalsa tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam bidang pertanian. Lebih dari itu, program ini sejalan dengan konsep Ihyaul Mawat dalam fikih Lingkungan, yaitu menghidupkan tanah mati atau lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan agar menjadi produktif dan bermanfaat. Dengan penerapan konsep tersebut, kegiatan KKN Tabat Kalsa tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat secara ekonomi dan sosial, tetapi juga mengandung nilai spiritual karena menghadirkan kemaslahatan sesuai ajaran Islam.