Sinensis, Vradelmeika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDEKATAN ANALISIS FISHBONE UNTUK IDENTIFIKASI RISIKO PRODUKSI PADI DI KECAMATAN RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN Raesi, Syahyana; Putri, Afrianingsih; Sinensis, Vradelmeika
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko produksi usahatani padi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap 43 petani dengan metode sampel proporsionate sampling. Data di analisis menggunakan diagram tulang ikan (fishbone diagram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 risiko yang teridentifikasi. Risiko yang telah teridentifikasi tersebut dikelompokan menjadi empat kelompok. Kelompok pertama, sumberdaya manusia disebabkan oleh petani tidak membersihkan gulma sehingga banyak muncul  gulma  dan terlambat penanaman bibit padi. Kelompok kedua, hama dan penyakit disebabkan oleh burung pipit, babi, keong mas, sapi, wereng, walang sangit dan kepinding. Kelompok ketiga, sarana dan prasarana disebabkan oleh saluran irigasi rusak serta ketersediaan air tidak tercukupi. Selanjutnya, kelompok keempat bencana alam disebakan oleh banjir, longsor dan kekeringan. Untuk menghadapi risiko tersebut petani menggunakan dua strategi terdiri dari strategi preventif dan strategi mitigasi. Strategi preventif yang telah dilakukan petani adalah pemasangan tali perak sebagai pengusir hama burung pipit dan melakukan sanitasi lahan serta strategi preventif yang disarankan yaitu pemanfaatan tanaman marigold sebagai tanaman refugia dan melakukan perbaikan saluran irigasi. Pada strategi mitigasi petani melakukan pemakaian pestisida kimia serta strategi yang disarankan diversifikasi tanaman dan mengikuti asuransi pertanian.
Pendekatan Failure Effect Analysis (FMEA) dalam Analisis Risiko Produksi Padi: Studi di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Raesi, Syahyana; Putri, Afrianingsih; Sinensis, Vradelmeika
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20591

Abstract

Ranah Pesisir District is ranked third as the largest rice producing area in Pesisir Selatan Regency which experiences fluctuations in production. Fluctuations indicate risks, one of which is production risks such as human resources, pests and diseases, facilities and infrastructure, and natural disasters. The research objective is to identify sources of production risk, measure the level of production risk and formulate production risk management. The method used in this research is a quantitative method with a sample of 43 rice farmers taken using proportional sampling in Ranah Pesisir District. Next, the data was analyzed using fishbone diagrams and FMEA (Failure Mode Effect Analysis). The research results based on the calculation of the RPN (Risk Priority Number) value show 7 priority risk sources from the 14 identified risk sources. Risks that must be prioritized. The first priority risk is bed bugs with an RPN value of 18.81, the second is insufficient water with an RPN value of 17.28, the third is damaged irrigation channels with an RPN value of 11.74, the fourth is grasshoppers with an RPN value of 9.19, the fifth is late planting seeds with an RPN value of 9.13, the sixth is cattle with an RPN value of 8.58 and the seventh is sting grasshopper with an RPN value of 8.32.