Erisa Nafidlatussifa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEPSI MODERASI BERAGAMA DALAM RISALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH KARYA KH. HASYIM ASY'ARI: TELAAH KONTEKSTUAL TERHADAP TANTANGAN KEBERAGAMAN MASA KINI Nurul Mubin; Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah; Erisa Nafidlatussifa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas konsepsi moderasi beragama dalam Risalah Ahlussunnah wal Jama'ah karya KH. Hasyim Asy'ari dan relevansinya dalam menghadapi tantangan keberagaman keagamaan di Indonesia masa kini. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan telaah kontekstual terhadap teks dan dinamika sosial keagamaan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai wasathiyah, toleransi, dan tasamuh yang dikembangkan KH. Hasyim Asy'ari sejalan dengan prinsip moderasi beragama yang menjadi pedoman kehidupan beragama di tengah pluralitas. Kontribusi pemikiran KH. Hasyim Asy'ari penting dalam merawat harmoni sosial dan menghindari ekstremisme
PENGGUNAAN METODE MURAJA'AH DALAM PENGUASAAN JUZ AMMA PADA SANTRI PEMULA PONDOK PESANTREN AL ISLAH KALILAWANG GARUNG WONOSOBO Fatkhurrohman; Ahmad Rizal Muzakki; Nova Dwi Riyani; Nurul Inayatiningsih; Erisa Nafidlatussifa
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Muroja’ah dalam pembelajaran tahfidz, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Muroja’ah, serta mengetahui hasil penguasaan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula di Pondok Pesantren Al Islah Kalilawang Garung Wonosobo.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadz/ustadzah tahfidz, serta santri pemula. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Muroja’ah secara terstruktur dan berkelanjutan mampu meningkatkan kelancaran, ketepatan, dan kestabilan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi bimbingan intensif ustadz tahfidz, jadwal Muroja’ah yang teratur, serta lingkungan pesantren yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya adalah kelelahan fisik santri, kejenuhan belajar, dan rendahnya kedisiplinan sebagian santri. Metode Muroja’ah terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan hafalan Juz ‘Amma pada santri pemula, yang ditandai dengan meningkatnya kelancaran bacaan, berkurangnya kesalahan tajwid, kestabilan hafalan, kedisiplinan santri dalam muroja’ah, serta tercapainya target hafalan yang telah ditetapkan.