Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Al-Qur’an dan Urgensinya di dalam Kehidupan Manusia Ahmad Fachri Agustian; Muhammad Ali Hanafi; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/59mb8h94

Abstract

Al-Qur’an berperan sebagai pedoman utama bagi umat manusia; oleh karena itu, maknanya harus dipahami dengan sepenuh hati. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan mengumpulkan dan menganalisis karya-karya ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Tujuannya adalah untuk menjelaskan pentingnya Al-Qur’an bagi umat manusia. Sebagai wahyu ilahi dari Allah SWT yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an adalah kitab yang kebenarannya tidak dapat disangkal dan kaya akan petunjuk untuk semua aspek kehidupan. Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam yang paling esensial dan berfungsi sebagai petunjuk, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an tidak hanya memberikan bimbingan dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur interaksi antar sesama manusia serta hubungan manusia dengan alam semesta. Memahami Islam secara menyeluruh (kâffah) memerlukan pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an, disertai dengan pengamalan yang tulus dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Allah dan Rasul-Nya telah menjamin bahwa siapa pun yang mengikuti petunjuk-Nya tidak akan tersesat. Oleh karena itu, manusia harus tetap teguh dan membiarkan Al-Qur’an membimbing mereka, karena hanya Allah yang benar-benar mengetahui segala sesuatu tentang manusia dan bumi yang Dia ciptakan.
Nifaq Politik : Analisis Konseptual dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis Juanda Yusuf Siregar; Edi Hermanto; Ahmad Fachri Agustian; M. Firman Firdaus; Muhammad Farhan Rozi S
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d504v338

Abstract

Political nifaq refers to a form of hypocrisy manifested in the exercise of power, characterized by a discrepancy between moral rhetoric and actual political conduct. In Muslim societies, political nifaq becomes a critical issue as religious symbols and discourse are often exploited to gain public legitimacy. This article aims to examine the concept of political nifaq from the perspectives of the Qur’an and the Prophetic traditions, as well as its implications for Islamic political ethics. This study employs a qualitative library research method with a normativetheological approach, utilizing the Qur’an, hadith, classical exegesis, and Islamic political thought literature as primary sources. The findings indicate that political nifaq constitutes an ethical deviation from Islamic political principles, leading to declining public trust, a crisis of leadership legitimacy, and moral degradation in political life. Therefore, Islam emphasizes honesty, trustworthiness, and consistency between words and actions as fundamental principles for establishing ethical and responsible political practices.