Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Semiotika Iklan Media Sosial One Albert Jelita Laoli; Korintus Simanjuntak; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; David Afrianus Pasaribu
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9cea6z52

Abstract

Iklan di medis sosial seringkali menampilkan simbol-simbol atau tanda sebagai cara untuk menyampaikan pesan produk, baik dalam bentuk teks maupun visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis elemen-elemen semiotika seperti sign, object, dan interpretant, serta pesan dan makna yang terkandung dalam iklan di media sosial. Penelitian ini menggunakan berbagai teori yang relevan, seperti teori periklanan, teori televisi, teknik pengambilan gambar, teori warna, teori makna, serta teori semiotika khususnya model dari Charles Sanders Peirce, juga teori konstruksi realitas. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan menggunakan metode semiotika dalam menganalisis data, yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dengan dua informan. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan semiotika model Charles Sanders Peirce, yang menekankan pada tiga elemen utama yaitu sign, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan tersebut menampilkan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa aplikasi yang diiklankan merupakan solusi alternatif yang cerdas, dengan kemampuan menyelesaikan berbagai permasalahan secara kreatif dalam setiap adegan. Secara keseluruhan, makna yang terkandung dalam iklan media sosial tersebut menggambarkan sebuah aplikasi alternatif yang inovatif dan solutif. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing iklan memanfaatkan elemen-elemen visual seperti warna, ekspresi wajah, simbol budaya, dan desain kemasan untuk menarik perhatian konsumen. Teks-teks persuasif, slogan, serta musik latar digunakan untuk memperkuat citra produk dan menciptakan kedekatan emosional dengan audiens. Selain itu, iklan-iklan tersebut mencerminkan ideologi tertentu, seperti pentingnya kebersihan, kesehatan, gaya hidup alami, nasionalisme, serta kebersamaan sosial.
Analisis Implikatur dalam Tindak Tutur di Cerpen Orang yang Selalu Cuci Tangan Karya Seno Gumira Ajidarma Korintus Simanjuntak; One Albert Jelita Laoli; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vthj4j72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan: (1) aneka macam tindak tutur yang mengandung implikatur; (2) aneka implikatur dalam cerpen Orang Yang Selalu Cuci Tangan karya Seno Gumira Ajidarma. Penelitian dilakukan melalui analisis pragmatik terhadap tindak tutur dan implikatur. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data utama berupa tuturan-tuturan yang terdapat didalam karya cerpen berjudul Orang Yang Selalu Cuci Tangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik Content Analysis yaitu dengan membaca cermat dan mencatat hal penting didalam dokumen utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis tindak tutur seperti representative, ekspresif, direktif, komisif, dan deklaratif mengandung makna-makna tersirat yang merefleksikan kondisi psikologis tokoh utama, termasuk rasa bersalah, penyangkalan, dan konflik batin. Kebiasaan mencuci tangan ditafsirkan sebagai simbol dari penolakan terhadap kenyataan sosial dan sebagai upaya pertobatan personal.
CENANA DAN TUBUH DALAM ARENA KUASA: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR DALAM SASTRA BALI KONTEMPORER Reynaldi Hutapea; Najwa Fitri Sahira; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; Syairal Fahmy Dalimunthe; Tomi Arianto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2618

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana tubuh dan subjektivitas tokoh perempuan dalam cerita pendek Oka Rusmini “Cenana” dikonstruksi dan dilawan melalui lensa feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Dalam sistem patriarki Bali, tokoh Cenana digambarkan mengalami berbagai bentuk penindasan, seperti pernikahan paksa, kehamilan, dan objektivasi tubuh. Untuk menyelidiki narasi, deskripsi tubuh, dan dialog yang mengandung ketegangan gender, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis teks yang dikenal sebagai pembacaan cermat (close reading). Data dikumpulkan dari unsur-unsur naratif cerita pendek yang mengungkapkan konflik antara kesadaran individu tokoh perempuan dan peran yang dipaksakan secara sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Cenana mengalami proses objektivasi yang menjadikannya “yang Lain” dalam struktur sosial. Di sisi lain, ia menunjukkan bentuk-bentuk perlawanan melalui kesadarannya akan tubuh dan identitasnya. Di dalam tubuhnya, dominasi tradisi dan patriarki secara simbolis dan internal ditantang.