Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Akun Second Instagram Sebagai Media Ekspresi Diri Remaja Di Era Digital Lisa, Hayatul; Irma, Ade
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 2 No. 1 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i1.277

Abstract

Komunikasi merupakan bagian esensial dalam kehidupan manusia, yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Salah satu wujud perkembangan tersebut adalah hadirnya media sosial yang memungkinkan komunikasi tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Di antara berbagai platform yang ada, Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling populer, terutama karena kekuatannya dalam menyampaikan pesan melalui konten visual. Dalam praktiknya, banyak pengguna Instagram yang tidak hanya memiliki satu akun, tetapi juga membuat akun kedua (second account) untuk tujuan tertentu. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika baru dalam perilaku komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motivasi individu dalam menggunakan second account di Instagram. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang memenuhi kriteria tertentu, seperti aktif menggunakan Instagram dan memiliki akun kedua selama minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account digunakan sebagai ruang personal yang lebih privat dan bebas dari tekanan sosial. Para informan merasa lebih leluasa mengekspresikan diri, membagikan cerita emosional, serta berinteraksi dengan lingkungan yang lebih terbatas dan aman. Namun demikian, fenomena ini juga membawa konsekuensi sosial, seperti meningkatnya kecenderungan untuk menutup diri dari lingkungan luas serta potensi penyalahgunaan identitas anonim. Dengan demikian, keberadaan second account tidak hanya menjadi bentuk ekspresi diri yang lebih otentik, tetapi juga mencerminkan tantangan baru dalam menjaga etika dan tanggung jawab dalam komunikasi digital. Studi ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika penggunaan media sosial dan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi yang lebih sadar dan inklusif di era digital.
Peran Komunikasi Antarpribadi Guru dalam Membangun Kedekatan dengan Siswa di Sekolah IT Mutiara Ilmu Lisa, Hayatul; Irma, Ade
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.444

Abstract

Komunikasi antarpribadi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah berbasis Islam terpadu seperti Sekolah IT Mutiara Ilmu. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami bagaimana guru membangun kedekatan dengan siswa melalui komunikasi verbal, nonverbal, formal, dan informal, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi antarpribadi berlangsung antara guru dan siswa, bagaimana guru membangun kedekatan emosional dengan siswa, serta faktor-faktor apa saja yang memengaruhi efektivitas komunikasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap empat guru dan tiga siswa, serta analisis data secara tematik untuk menggambarkan fenomena komunikasi yang terjadi secara alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menerapkan komunikasi terbuka, empati, sikap positif, kesetaraan, dan prinsip adab, salam, serta ukhuwah mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung partisipasi aktif siswa. Bentuk komunikasi nonverbal seperti senyuman, kontak mata, gestur, dan postur tubuh terbuka turut memperkuat pesan verbal serta membangun rasa aman psikologis bagi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif antara guru dan siswa tidak hanya meningkatkan semangat dan hasil belajar, tetapi juga membantu membentuk karakter, moral, dan hubungan sosial yang harmonis, sehingga menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan di Sekolah IT Mutiara Ilmu.