Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Komunikasi Tradisional Efektif Ditinjau dari Aspek Komponen Ade Irma
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v19i27.95

Abstract

Komunikasi itu rumit, pelik, dan terikat oleh budaya. Seseorang memiliki persepsi yang sangat terbatas di mana sebahagian besar orang cenderung etnosentrik, menganut stereotipe dalam berkomunikasi dengan orang lain. Oleh karenanya ketrampilan komunikasi penting untuk sukses dalam kehidupan dan juga sukses dalam meniti karir. Komunikasi efektif sangat diharapkan bagi semua orang. Dikatakan efektif bila komunikan dapat menerima pesan komunikatornya dengan baik meskipun tidak semestinya harus ada perubahan sikap, namun tergantung dari tujuannya. Dalam proses komunikasi, media yang digunakan cukup beragam, mulai dari media modern sampai kepada media tradisional. Namun demikian, fenomena yang terjadi dewasa ini banyak masyarakat yang belum menyadari bila dalam kesehariannya menggunakan komunikasi tradisional. Lalu, bagaimana seseorang dapat mempertahankan warisan budaya bila masih ada orang-orang yang tidak menyadari bahwa sesungguhnya orang tersebut masih menggunakan media tradisional, bahkan masih menganggap media tersebut sudah ketinggalan zaman. Padahal media tradisional yang digunakan dalam komunikasi tradisional merupakan identitas dan karakter bangsa maupun daerahnya, di mana seharusnya sebagai masyarakat cukup bangga dengan budaya kolektif yang ada karena tidak ada satu kelompok manapun yang dapat mengklaim dan mengambil warisan budaya tersebut. Sehingga dengan keunikan dan keistimewaan tradisi yang ada perlu suatu upaya untuk melestarikan dan menjadikannya efektif dalam proses komunikasi sehari-hari. Salah satu upaya untuk mencapai komunikasi efektif adalah dengan meninjau komponen-komponen yang melekat dalam sebuah proses komunikasi. Ada enam komponen yang perlu ditinjau ulang sebagai upaya untuk menjadikan komunikasi tradisional berjalan dengan baik. Keenam komponen tersebut adalah komunikator, pesan, media, komunikan, efek, dan gangguan dalam proses komunikasi yang terjadi.
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PIMPINAN TERHADAP KARYAWAN BERPERSPEKTIF GENDER Ade Irma
Takammul : Jurnal Studi Gender dan Islam Serta Perlindungan Anak Vol 7, No 1 (2018): TAKAMMUL
Publisher : Pusat Studi Wanita UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.996 KB) | DOI: 10.22373/takammul.v1i2.2459

Abstract

The background of study was conducted under considerations that any organization needs togetherness in working atmosphere. One of the strategy to reach this is through a leader interpersonal communication based on gender perspectives. The leader interpersonal communication has very important role in one organization,it is because interpersonal communication occurs as human nature, face to face, and very effective in changing human perspectives, opinion, and attitudes. That is why the writer recommended to maintain the leader interpersonal communication which has gender perspective in minds frequently in order to achieve togetherness.
Efektivitas Parabahasa Mahasiswa Asal Aceh Utara Dalam Penafsiran Pesan Mahasiswa Aceh Selatan, Effectiveness Of Students From North Aceh In Interpretation Of Student Messages From South Aceh Yuni Darsima; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.274 KB)

Abstract

ABSTRAKParabahasa atau vokalika mengacu pada aspek-aspek suara selain ucapan yang dapat difahami seperti kecepatan berbicara, nada (tinggi-rendah), intensitas (volume), suara, intonasi, dialek, bunyi dan sebagainya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas parabahasa mahasiswa asal Aceh Utara dalam penafsiran pesan mahasiswa Asal Aceh Selatan di Gampong Limpok. Penelitian ini menggunakan teori Penetrasi Sosial Irwin Altman dan Dalmas Taylor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian ini ialah 9 mahasiswa asal Aceh Utara, dengan objek kajiannya efektivitas parabahasa mahasiswa asal Aceh Selatan dalam penafsiran pesan mahasiswa asal Aceh Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa parabahasa mahasiswa asal Aceh Utara dalam penafsiran pesan mahasiswa asal Aceh Selatan sudah tergolong efektif, jika dilihat dari nada pesan yang disampaikan, Volume suara pesan yang disampaikan, kecepatan berbicara dalam berkomunikasi serta bunyi kosa kata tertentu yang masih terdengar jelas berlogat Aceh Selatan. Efektifnya parabahasa mahasiswa asal Aceh Utara dalam penafsiran pesan mahasiswa asal Aceh Selatan ini dipengaruhi oleh faktor situasi dan kondisi yang dialami oleh komunikator, jika suasana yang dihadapai oleh mahasiswa asal Aceh Selatan tegang atau dalam keadaan marah, maka nada, volume, dan kecepatan penyampaian pesan komunikasi cenderung tinggi, begitu juga sebaliknya jika situasi dan kondisi yang sedang dialami ialah sedih atau kecewa, maka nada dalam penyampaian pesan pun cenderung rendah.Kata Kunci: Efektivitas, Parabahasa, Mahasiswa, Penafsiran Pesan.ABSTRACTParalanguage or vocalic refers to non-lexical aspects which can be comprehended as speaking pace, pitch (high-low), intensity (volume), vocal, intonation, dialect, sound, and so forth. Thus the aim of this study is to identify the effectiveness of paralanguage of Aceh Utara-originated students in interpreting messages from Aceh Selatan-originated students in Gampong Limpok. The theory of Social Penetration by Irwin Altman and Dalmas Taylor was used in this study.  The study method was qualitative in nature with descriptive-type of research. The subjects of this study were 9 Aceh Utara-originated students, with the paralanguage effectiveness of Aceh Utara-originated students in interpreting messages from Aceh Selatan-originated students as the study object. Data collecting technique was carried through interview and observation. The result of this study signifies that the paralanguage of Aceh Utara-originated students in interpreting messages from Aceh Selatan-originated students has been considered as effective, if evaluated by the message pitch conveyed, vocal volume of the message conveyed, speaking pace in communicating, as well as clear local accent of Aceh Selatan, heard in certain lexical units. The effectiveness of the paralanguage of Aceh Utara-originated students in interpreting messages from Aceh Selatan-originated students was influenced by situation and condition factors that experienced by the speakers, if the Aceh Selatan-originated students are in nervous or in angry state, thus the pitch, volume and speaking pace are generally high, and if the situation and condition is in sad or disappointing state, thus the pitch in message delivery is generally low.Keywords: Effectiveness, Paralanguage, Students, Message Interpretation.
Peran Celebgram Endorser Dalam Proses Pengambilan Keputusan Membeli Pakaian Wanita Di Instagram Pada Mahasiswi Universitas Syiah Kuala Maulidar Maulidar; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK - Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran celebgram endorser di Instagram dalam proses pengambilan keputusan membeli. Penelitian ini menggunakan teori Hierarchy of Effect Model. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik wawancara dengan mahasiswi Unsyiah, observasi terhadap akun celebgram endorser, dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran celebgram endorser berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan membeli di Instagram pada mahasiswi Universitas Syiah Kuala. Celebgram endorser berperan dalam setiap urutan proses pengambilan keputusan yang terjadi pada konsumen. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa peran yang dilakukan celebgram endorser yaitu memberikan kesaksian (testimonial), memberikan penggunaan atau dorongan (endorsement) dan sebagai aktor dalam iklan. Satu peran yang tidak dilakukan oleh celebgram endorser yaitu sebagai juru bicara perusahaan dalam melakukan media relation. Kata Kunci: Peran, Celebgram Endorser, Instagram. ABSTRACT - The aim of this research was to obtain the information about how the celebgram endorser in Instagram influences the process of buying decision. This research used the theory of Hierarchy of Effect Mode. Descriptive qualitative was the method used in this study. The subject research was choosen by using the purposive technique sampling. The data collection was conducted by using interview technique with the Unsyiahfemale students, observation towards celebgram endorser accounts, and documentation regarding the research. The result of research shows the role of celebgram endorse was influential in decision-making process to buy women’s clothing in instagram on college students at Syiah Kuala University. Celebgram endorse has a role in every steps decision-making process on consumer. The result of research also shows the role of celebgram endorse are: give a testimonials, give a endorsement and as an actor in advertising. A role aren’t done by celebgram endorse are: as a talk interpreter companies in doing the media relations. Keyword: Role, Celebgram Endorser, Instagram
strategi komunikasi pemasaran disbudpar aceh dalam memenangkan kompetisi pariwisata halal 2016 Alfarici farisi; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.599 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Strategi komunikasi pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dalam memenangkan kompetisi pariwisata Halal 2016 “ rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakan strategi komunikasi pemasaran Disbudpar Aceh untuk menjadikan Provinsi Aceh sebagai daerah destinasi wisata halal 2016 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi seperti apa yang diterapkan oleh Disbudpar Aceh untuk menjadikan provinsi Aceh sebagai daerah destinasi wisata halal 2016. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan empat orang informan dengan kriteria sebagai berikut : penanggung jawab,  yang berperan penting dan yang berkontribusi dalam proses vote wisata halal 2016. Penelitian ini menggunakan teori AIDDA. Melalui penelitian ini diketahui bahwa Disbudpar Aceh merancang dan menyusun pesan sesuai dengan khalayak yang telah diklasifikan dengan tujuan untuk mengajak masyarakat memberikan vote nya agar dapat memenangkan wisata halal nasional 2016.Kata Kunci : Strategi komunikasi pemasaran Disbudpar AcehABSTRACT This study is entitled "Marketing communication strategies of the Aceh Culture and Tourism Office in winning the 2016 Halal tourism competition" The formulation of the problem in this study is how the marketing communication strategy of the Aceh Disbudpar to make Aceh Province as a halal tourism destination 2016 this study aims to find out communication strategies such as what was implemented by the Disbudpar Aceh to make the province of Aceh a halal tourist destination in 2016. The research approach used in this study is a qualitative approach. This study uses four informants with the following criteria: the person in charge, who plays an important role and who contributes to the 2016 halal tourism vote process. This study uses the AIDDA theory. Through this research, it is known that the Disbudpar Aceh designs and compiles messages according to audiences that have been classified with the aim of inviting the public to give their votes in order to win the 2016 national halal tourism.Keywords: Marketing communication strategy of the Aceh Disbudpar.
Efektivitas Penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) pada Siaran Berita TVRI Nasional (Studi pada Penyandang Tunarungu di Kota Banda Aceh) Siti Nur Chotimah; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Efektivitas Penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia pada Siaran Berita TVRI Nasional (Studi pada Penyandang Tunarungu di Kota Banda Aceh). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) pada siaran berita TVRI Nasional terhadap penyandang tunarungu di Kota Banda Aceh. Penelitian ini ingin mengkaji efektivitas penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) pada siaran berita TVRI Nasional yang menampilkan penerjemah bahasa isyarat dalam siaran berita Indonesia Malam. Penelitian dilakukan pada penyandang tunarungu yang berdomisili di Kota Banda Aceh. Informan ialah penyandang tunarungu yang berdomisili di Kota Banda Aceh yang pernah atau sering menonton siaran berita di TVRI Nasional dan mengerti bahasa isyarat berjumlah 5 (lima) orang dan berusian 15 sampai 40 tahun. Teori yang digunakan ialah menggunakan teori uses and gratifications. Informan dipilih dengan menggunakan teknik bola salju (snowball). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, untuk memecahkan pokok permasalahan penelitian, dengan memaparkan, menuliskan, serta menggambarkan bagaimana efektivitas penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) pada siaran berita TVRI Nasional terhadap penyandang tunarungu di Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang  digunakan dalam penelitian ini ialah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ialah Hasil dari penelitian ini ialah bahwa penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) pada siaran berita TVRI Nasional terhadap penyandang tunarungu di Kota Banda Aceh ialah tidak efektif. Karena pada penelitian ini tidak memenuhi 5 (lima) indikator yang digunakan peneliti untuk mengetahui efektivitas penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) terhadap penyandang tunarungu di Kota Banda Aceh. Adapun 5 (lima) indikator efektivitas komunikasi tersebut ialah: (1) Perhatian, (2) Pemahaman, (3) Efek Kognitif,  (4) Efek Afektif , (5) Efek Behavioral. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), Penerjemah, Tunarungu.ABSTRACTThe research entitled, "The Effectiveness of Using Indonesian Sign Language System to National TVRI Broadcasting News” (A Study on the Deaf in Banda Aceh City). It was aimed at determining the effectiveness of using Indonesian Sign Language System to National TVRI broadcasting news on the deaf in Banda Aceh City. It wanted to examine the effectiveness of using Indonesian Sign Language System to National TVRI broadcasting news displaying a sign language interpreter in Indonesia Malam broadcasting news. It was conducted on the deaf domiciling in Banda Aceh City. The informants were the deaf living in Banda Aceh City who had ever or often watched the news on National TVRI and understood the sign language, as many as 5 (five) people and were  from 15 to 40 years of age. The theory used in the research was the theory of uses and gratifications. The Informants were selected by using the snowball technique. The research used a descriptive qualitative approach to solve the subject matter of it, namely by explaining, writing, and describing the effectiveness of using Indonesian Sign Language System to National TVRI broadcasting on  the deaf in Banda Aceh city. The technique of data collection used was an interview, observation and documentation. The result of it was that using Indonesian Sign Language System to National TVRI broadcasting news on the deaf Banda Aceh city was not effective. It was because it did not meet 5 (five) indicators used by researchers to determine the effectiveness of using of Indonesian Sign Language System on the deaf in Banda Aceh city. The five (5) indicators of it were: (1) attention, (2) understanding, (3) Cognitive effects, (4) Affective effects, (5) Behavioral Effects.  Keyword: Effectiveness, Indonesian Sign Language System, Interpreter, the Deaf.   
.Strategi Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Penyandang Disabilitas Rahmat Aulia; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi interpersonal orang tua dalam meningkatkan rasa percaya diri anak penyandang disabilitas kategori Tunagrahita, serta untuk mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam meningkatkan rasa percaya diri anak penyandang disabilitas kategori Tunagrahita. Penelitian ini menggunakan teori Perencanaan Charles Berger dalam merencanakan komunikasi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan orang tua yang mempunyai anak disabilitas kategori Tunagrahita. Hasil penelitian diperoleh bahwa orang tua menggunakan teori perencanaan yang dikemukakan Charles Berger, dengan terlebih dahulu menetapkan rencana-rencana sebagai gambaran untuk langkah-langkah atau kegiatan komunikasi yang akan dilakukan agar mencapai tujuan yang diharapkan. Langkah  yang dilakukan oleh Orang tua yaitu dengan merumuskan strategi komunikasi. Langkah pertama yaitu pendekatan secara individu kepada anak. Langkah kedua menyusun pesan berupa mencontohkan figur lain kepada anak dan memberikan nasehat. Langkah ketiga menetapkan metode yaitu memberikan contoh teladan kepada anak dan memberikan hukuman untuk membuat anak tidak mengulangi kesalahan yang sama. Faktor pendukung keberhasilan komunikasi interpersonal orang tua dan anak adalah kredibilitas, kemampuan intelektual, kepercayaan, kematangan tingkat emosional dan berorientasi kepada psikologis komunikan. Sementara faktor penghambat yaitu interaksi dan pengalaman. Kata Kunci:   Strategi Komunikasi Interpersonal, Orang tua, Anak, Penyandang Disabilitas, Teori Perencanaan.
Analisis Framing Pemberitaan Konser Blackpink di Stadion Gelora Bung Karno dalam Media Liputan6.com dan Kompas.com ) Ade Irma; Hendra Setiawan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.731 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7769774

Abstract

This study aims to find out how a media creates framing of the news it writes. The method used in this research is a qualitative-descriptive method. The subjects in this study were two online news media, namely Kompas.com and Liputan6.com with the object of research being one text of each news. "Menpora Ensures BLACKPINK BORN PINK Concert Can't Use GBK Main Stadium" and "Explanation of Menpora Bans Concerts at GBK, But Allows Jokowi Volunteer Events." The results of the framing analysis of the two media found several differences, especially in the syntactical elements. On the media Kompas.com the title in the news does not seem offensive. Meanwhile, in the Liputan6.com media, the headline slightly alluded to the Bung Karno Stadium's decision not to be used by other activities.
Teknik Reduksi pada Penerjemahan Kalimat Imperatif dan Nominal Arab-Indonesia Ade Irma; Ubaidillah
al-Ittijah : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab Vol. 15 No. 1 (2023): june 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alittijah.v15i1.8280

Abstract

Language is a means of communication that humans use to communicate with each other both orally and through text. A translation process is needed so that the listener or reader can understand the intent of the speaker or writer. This research aims to explain the use of reduction techniques in translating Arabic imperative sentences and Arabic nominal sentences into Indonesian by analyzing in terms of I’rab, syntax function and syntax category, as well as the pattern used in translation. This research can add insight to the reader and person who wants to be a translator (Arabic language into the Indonesian language) by giving a detailed explanation regarding reduction techniques and their use in imperative and nominal sentences. The method used, namely qualitative descriptive with a case study from some Arabic sentences that changed the form of reduced syntax functions when translated into the Indonesian language. Through this research, it is known that the reduction technique for solving the Arabic language into the Indonesian language needs to use because of the existence of the second person pronoun (the person being spoken/dhamir mukhatab) no need to mention in Indonesian imperative sentences. The same goes for nominal sentences; reduction technique is used based on the assumption that a syntactic function in Arabic as the source language is not always required in Indonesian as the receiving language.
The role of South Aceh Regency Women's Empowerment Office for Child Protection and Family Planning (DP3AKB) in preventing underage marriage Zamharira, Cut; Irma, Ade; Jamilah, Jamilah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v8i1.12741

Abstract

  Underage marriage is vulnerable to have an impact on; divorce, poor quality of human resources, domestic violence (KDRT), maternal mortality, and population explosion. The Office of Women's Empowerment, Child Protection and Family Planning (DP3AKB) of South Aceh Regency is part of supporting the tasks of the regional head (Bupati) through the Regional Secretary (Sekda). Among the powers of DP3AKB South Aceh Regency include family planning services, reproductive health, family economic development, child protection and population control. Responding to the number of underage marriages in South Aceh District, DP3AKB tries to play a role in preventing it, so that the number does not increase. This study aims to reveal what factors are the causes of underage marriage and the role of the Women's Empowerment Agency for Child Protection and Family Planning (DP3AKB) South Aceh Regency in preventing underage marriage. Through qualitative descriptive methods, with data collection techniques of observation, interviews and documentation, which were then analyzed, the researchers found four factors causing the occurrence of underage marriages in South Aceh District. Among them are; economic factors, promiscuity, self-desire, and the lack of parental roles. DP3AKB South Aceh Regency in an effort to prevent underage marriages, has carried out a number of activities both through the implementation of counseling in the form of the Linto (husband) and Darabaro (wife) Candidate (Calinda) debriefing program and socialization in the form of the Youth Counseling Information Center (PIK-Remaja) delivered at schools and public environment.