Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Perbedaan Volume Pelarut Heksana pada Parameter Konstanta Kecepatan Ekstraksi Minyak Kopi Robusta Mega Mustikaningrum; Anjarsari, Priska Dewi
SURYA TEKNIKA Vol 10 No 2 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i2.6048

Abstract

Ketersediaan kopi robusta yang cukup melimpah di Indonesia menjadi gagasan awal peningkatan fungsi dari kopi untuk diisolasi minyak kopi sehingga menjadikan nilai dari kopi semakin tinggi. Berbagai metode dilakukan untuk mengisolasi minyak kopi baik konvensional maupun modern. Pada penelitian ini, dilakukan isolasi minyak kopi menggunakan pelarut heksana dengan variasi perbedaan pelarut. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari nilai konstanta kecepatan ekstraksi. Nilai kecepatan ekstraksi yang dihasilkan sebesar 0.0064 g.g-1jam-1 berdasarkan metode perhitungan pseudo second order.
MODEL MATEMATIKA EKSTRAKSI COFFEE OIL DARI LIMBAH AMPAS KOPI BERDASARKAN PERBEDAAN TEMPERATUR Mega Mustikaningrum; Rara Ayu Lestary; Nita Widyastuti; Fikrah Dian Indrawati Sawali
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitk.v9i1.44507

Abstract

In the past decade, coffee productivity, particularly instant coffee production, has experienced significant growth. This increase has generated more coffee grounds as a by-product, which is now widely utilized in the cosmetics and energy sectors, especially for producing coffee oil. Optimization of coffee oil isolation methods continues to be developed to improve efficiency. This study aims to obtain optimal values for the coffee oil diffusivity parameter (Da) and extraction rate constant (k). Coffee grounds extraction was performed using Hexane solvent with the aid of ultrasonic waves through a bath-type sonicator. The research was conducted with variations in temperature (30°C and 40°C) and extraction time (30, 60, 90, and 120 minutes). The research results showed that the coffee oil diffusivity values at temperatures of 30°C and 40°C were 9.93 x 10⁻¹⁰ and 9.99 x 10⁻¹⁰ dm²/s, respectively. The extraction rate constants obtained at each temperature were 0.450 and 0.667 dm/s.
Extraksi Curcuminoid Berbahan Dasar Kunyit Putih Berbasis Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) : Studi Kinetika Prama Punggi Aradea; Mega Mustikaningrum
Jurnal Integrasi Proses dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Integrasi Proses dan Lingkungan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunyit putih adalah keluarga dari zingiberaceae, dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan dikarenakan terdapat kandungan kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi, antioksidan, antikanker, dan antimikroba. Kurkumin pada kunyit putih bisa didapatkan melalui proses ekstraksi. Ekstraksi ultrasonik merupakan metode ekstraksi paling efektif karena bisa mendapatkan hasil kemurnian ekstraksi yang lebih tinggi dengan waktu yang relatif lebih singkat sehingga metode ultrasonik digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variabel ukuran partikel (60, 80, dan 100 mesh), suhu (40, 50, 60 oC), dan beda pelarut (Etanol dan Methanol) dengan pendekatan kinetika ekstraksi Pseudo second order dan Model Peleg. Hasil penelitian menunjukkan nilai konsentrasi tertinggi didapatkan pada variabel ukuran yaitu 100 mesh dengan konsentrasi kurkumin yang didapat 23,6705 mg/l, dengan variabel suhu optimum pada 60oC senilai 24,0460 mg/l, dan pada pelarut etanol didapatkan konsentrasi senilai 24,0460 mg/l. Pada kinetika ekstraksi didapatkan hasil pada model pseudo second order dengan K sebesar 0,0406 (mg/g.s) kemudian model K sebesar 1,0265 (1/sekon)