Suryani, Indra
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Students Politeness in Academic Interactions at Higher Education Institutions Suryani, Indra
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2538

Abstract

This study aims to describe the forms of politeness in language used by students in academic interactions at STAI Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil and the influencing factors. The research method employed is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and document studies. The results show that students generally apply principles of politeness in direct communication with lecturers and peers, such as using polite address terms, expressions of permission, and structured communication. However, in digital and informal communication, some violations of politeness maxims were found, including the use of brief, informal language and the absence of opening and closing greetings. Students’ politeness is influenced by Islamic values taught on campus, lecturers’ role modeling, and the students’ social environment. These findings suggest the need for the integration of communication ethics education into the curriculum and the development of academic communication guidelines, particularly for digital platforms. Consequently, a culture of polite academic communication can be sustainably nurtured and contribute to a harmonious and productive academic climate.
Peran Guru Bahasa Indonesia dalam Membentuk Etika Berbahasa Siswa di Era Informasi Suryani, Indra
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 1 Februari 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i1.788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Bahasa Indonesia dalam membentuk etika berbahasa siswa di era informasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pembina karakter dan etika siswa melalui integrasi nilai-nilai moral dalam materi ajar, keteladanan dalam berbahasa, serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran. Namun, tantangan dalam era digital memerlukan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, termasuk pendidikan literasi digital dan metode pembelajaran interaktif. Dengan demikian, pembentukan etika berbahasa siswa memerlukan sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan komunikasi yang santun dan harmonis.
Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Pola Berbahasa Masyarakat Aceh Singkil Suryani, Indra
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 3 Oktober 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i3.789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perubahan pola berbahasa masyarakat Aceh Singkil, dengan fokus pada pergeseran penggunaan bahasa daerah dan perubahan dalam etika berkomunikasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara intensif menyebabkan masyarakat, khususnya generasi muda, lebih memilih bahasa Indonesia campuran dan gaya bahasa digital yang informal, menggantikan bahasa daerah dan norma komunikasi tradisional. Perubahan ini berimplikasi pada berkurangnya penggunaan bahasa lokal serta munculnya bentuk-bentuk komunikasi baru yang kurang memperhatikan kaidah kesantunan dan struktur bahasa yang baik. Meskipun demikian, terdapat pula potensi pemanfaatan media sosial sebagai media pelestarian bahasa dan budaya lokal melalui konten kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan pendidikan literasi digital dan kebijakan bahasa yang mendukung pelestarian identitas linguistik lokal dalam arus globalisasi digital.
Students Politeness in Academic Interactions at Higher Education Institutions Suryani, Indra
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2538

Abstract

This study aims to describe the forms of politeness in language used by students in academic interactions at STAI Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil and the influencing factors. The research method employed is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and document studies. The results show that students generally apply principles of politeness in direct communication with lecturers and peers, such as using polite address terms, expressions of permission, and structured communication. However, in digital and informal communication, some violations of politeness maxims were found, including the use of brief, informal language and the absence of opening and closing greetings. Students’ politeness is influenced by Islamic values taught on campus, lecturers’ role modeling, and the students’ social environment. These findings suggest the need for the integration of communication ethics education into the curriculum and the development of academic communication guidelines, particularly for digital platforms. Consequently, a culture of polite academic communication can be sustainably nurtured and contribute to a harmonious and productive academic climate.
Peran Guru Bahasa Indonesia dalam Membentuk Etika Berbahasa Siswa di Era Informasi Suryani, Indra
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 1 Februari 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i1.788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Bahasa Indonesia dalam membentuk etika berbahasa siswa di era informasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pembina karakter dan etika siswa melalui integrasi nilai-nilai moral dalam materi ajar, keteladanan dalam berbahasa, serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran. Namun, tantangan dalam era digital memerlukan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, termasuk pendidikan literasi digital dan metode pembelajaran interaktif. Dengan demikian, pembentukan etika berbahasa siswa memerlukan sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan komunikasi yang santun dan harmonis.
Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Pola Berbahasa Masyarakat Aceh Singkil Suryani, Indra
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 3 Oktober 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i3.789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perubahan pola berbahasa masyarakat Aceh Singkil, dengan fokus pada pergeseran penggunaan bahasa daerah dan perubahan dalam etika berkomunikasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara intensif menyebabkan masyarakat, khususnya generasi muda, lebih memilih bahasa Indonesia campuran dan gaya bahasa digital yang informal, menggantikan bahasa daerah dan norma komunikasi tradisional. Perubahan ini berimplikasi pada berkurangnya penggunaan bahasa lokal serta munculnya bentuk-bentuk komunikasi baru yang kurang memperhatikan kaidah kesantunan dan struktur bahasa yang baik. Meskipun demikian, terdapat pula potensi pemanfaatan media sosial sebagai media pelestarian bahasa dan budaya lokal melalui konten kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan pendidikan literasi digital dan kebijakan bahasa yang mendukung pelestarian identitas linguistik lokal dalam arus globalisasi digital.