Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI KELAS IV SD NEGERI 46 CAKRANEGARA Ilmi, Nurul; Kusumasari, Ni Made; Salsabila, Naola; Islamiyati, Nafiysah; Deviawati, Putri; Latief, Nabila; Istiningsih, Siti; Putri, Hikmah Ramdhani
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No a (2025): Special Issue: Pembelajaran pada Jenjang Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays an important role in shaping the character and competence of students so that they are able to face real life challenges. In the context of basic education, the learning strategy used by teachers greatly determines the success of the teaching and learning process. One approach that is considered effective in increasing student engagement and understanding is the contextual learning strategy or Contextual Teaching and Learning (CTL). Therefore, this study aims to analyze the application of contextual learning strategies in Class IV of SDN 46 Cakranegara. The method used in this study is descriptive qualitative which aims to describe the application of contextual learning strategies in class IV of SDN 46 Cakranegara. The subjects of the study were homeroom teachers and class IV students of SDN 46 Cakranegara. In this study, data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation of learning activities in class IV of SDN 46 Cakranegara. The results of the study showed that class IV teachers of SDN 46 Cakranegara had a good understanding of contextual learning strategies (CTL). This understanding is not only limited to theoretical aspects, but also to the practical implementation of CTL as an approach that emphasizes the relationship between subject matter and students' real experiences. Teachers realize the importance of their role as facilitators in creating an active, meaningful, and contextual learning process, in line with the principles of constructivism. This understanding is reflected in the teacher's awareness in designing learning activities that involve students emotionally and cognitively through linking materials to local culture and the use of relevant media.
Implementasi Program Ekstrakurikuler Tari Kreasi Bertema Menari Bersama Tradisi di SDN 23 Ampenan dalam Kegiatan Asistensi Mengajar Salsabila, Naola; Nida , Astika Ilfa; Rahmatinnisa , Lina; Putri , Salsabila; Lestari , Winda Dwi; Sobri , Muhammad
Jurnal Dieksis ID Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.5.2.2025.843

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab tantangan lunturnya nilai-nilai budaya tradisional di kalangan generasi muda akibat arus globalisasi yang semakin kuat. Melalui program Kampus Berdampak dengan kegiatan ekstrakurikuler tari kreasi bertema Menari Bersama Tradisi di SDN 23 Ampenan, upaya pelestarian seni budaya lokal sekaligus penguatan karakter peserta didik dapat dilakukan secara terarah dan berkesinambungan. Kegiatan ini dirancang sebagai implementasi program Asistensi Mengajar yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Metode pelaksanaan program terdiri atas tiga tahap utama. Pertama, tahap perencanaan yang mencakup observasi kebutuhan peserta didik dan penyusunan materi tari yang sesuai dengan konteks anak sekolah dasar. Kedua, tahap pelaksanaan berupa latihan tari dengan pendekatan fun learning sehingga peserta merasa senang, aktif, dan termotivasi. Ketiga, tahap evaluasi yang dilakukan baik secara formatif maupun sumatif untuk mengukur pencapaian peserta didik. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi antara mahasiswa, dosen, guru, dan pihak sekolah yang membangun sinergi positif dalam menciptakan pembelajaran bermakna. Selain itu, kegiatan ini relevan dengan Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi berkebinekaan global dan kreativitas. Dengan demikian, program ini menjadi model pendidikan yang tidak hanya menjaga keberlangsungan budaya tradisional, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar.