Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN IMT DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP HIPERTENSI PADA PENDUDUK DATARAN TINGGI DAERAH KECAMATAN SEMBALUN Niza Anggi Marlitayani Rizki; Deny Sutrisna Wiatma; Hardinata; Lalu Buli Fatrahadi Utama
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/vzy7gc71

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan di dunia. World Health Organization (WHO) 2019 menunjukkan prevalensi hipertensi di dunia tinggi, yaitu sebesar 29% dengan angka mortalitas hipertensi di seluruh dunia sebesar 7,5 juta jiwa, yaitu sekitar 12,8% dari total angka kematian dan 3,7% dari jumlah total perhari. Angka hipertensi di dataran tinggi daerah Sembalun mengalami peningkatan pada tahun 2020 sebesar 42,2 %. Hipertensi dapat terjadi akibat faktor risiko yang dapat dimodifikasi, salah satunya jumlah IMT yang tinggi dan kurangnya beraktivitas. IMT yang tinggi dan kurangnya beraktivitas merupakan salah satu faktor terpenting yang dapat mempengaruhi kejadian hipertensi pada masyarakat. Untuk mengetahui hubungan IMT dan aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada penduduk dataran tinggi di daerah Kecamatan Sembalun. Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 responden. Data diperoleh dari pemeriksaan tekanan darah, tinggi badan, berat badan, dan kuesioner. Penelitian ini dianalisis dengan Rank Spearman. Batas nilai signifikasi adalah (p-value <0.05). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden menderita hipertensi (36,0%), IMT kategori obesitas (40,0%), dan aktivitas fisik ringan (84,0%). Terdapat hubungan yang sangat kuat antara jumlah IMT yang tinggi terhadap kejadian hipertensi dengan nilai rs 0,762. Sedangkan aktivitas fisik ringan memiliki hubungan kuat terhadap kejadian hipertensi dengan nilai rs 0,541. Dan ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang kuat dan searah., IMT dengan hipertensi memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap hipertensi, sedangkan aktivitas fisik dengan hipertensi memiliki hubungan yang kuat.
The Relationship Between Body Mass Index, Work Period and Smoking With Low Back Pain Complaints Among Ironworkers in Babakan Village, Mataram City in 2025 Aqilatunisa; Wayan Tunjung, I; Pebruanto, Henry; Deny Sutrisna Wiatma
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.544

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) is a common musculoskeletal disorder among informal sector workers, including blacksmith workers, due to heavy physical workloads and non-ergonomic working postures. Individual factors such as Body Mass Index (BMI), length of employment, and smoking habits are suspected to increase the risk of LBP. Methods: This was an observational analytic study with a cross-sectional design. A total of 51 blacksmith workers were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected through anthropometric measurements, the Nordic Body Map questionnaire, and a smoking habits questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. Results: A significant association was found between BMI and low back pain complaints (p = 0.001; PR = 7,073; 95% CI: 1,090–45,883). Length of employment was also significantly associated with low back pain complaints (p = 0.004; PR = 3,850; 95% CI: 1.081–13.708). However, smoking habits were not significantly associated with low back pain complaints (p-value = 0.154; 95% CI: 1.039–2.338; PR: 1.558). Conclusion: Body Mass Index and length of employment are significantly associated with low back pain complaints among blacksmith workers, while smoking habits show no significant association. Preventive efforts should focus on weight control and regulation of work duration and workload.