Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Temulawak (Shu Gu Jiang Huang) Administration on Stomach Pain in Patients with Stomach Heat Syndrome at LKP Daun Mas Marjati Tjuatja; Muslihatin Khuril R; Aryaprana Nando; La Ode Muhammad Anwar
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 4 (2025): IJHET NOVEMBER 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Gastric disorders with stomach heat syndrome are common digestive complaints encountered in clinical practice (World Gastroenterology Organization, 2021). Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) contains active compounds such as curcuminoids, xanthorrhizol, and sesquiterpenes, which possess anti-inflammatory, gastroprotective, antimicrobial, and analgesic properties (Ariyani et al., 2020; Riswanti et al., 2021). Methods: This study aimed to determine the effect of Temulawak (Shu Gu Jiang Huang) on gastric pain with stomach heat syndrome. A pre-experimental one- group pre-test post-test design (Sugiyono, 2021) was employed. Thirty patients at LKP Daun Mas were selected using simple random sampling (Sugiyono, 2020). Pain intensity was measured using the Visual Analogue Scale (VAS) (Notoatmodjo, 2020) before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The results showed a significant reduction in pain (p = 0.000), from a majority of moderate pain cases before the intervention (63.3%) to mild pain after the intervention (93.3%). The findings indicate that Shu Gu Jiang Huang is effective in reducing gastric pain associated with stomach heat syndrome. Conclusion: Shu Gu Jiang Huang demonstrates significant effectiveness in alleviating gastric pain in patients with stomach heat syndrome, supporting its use as part of integrative therapy in Traditional Chinese Medicine.
Determination Of Antioxidant Activity And Spf Value Of Purified And Crude Extracts Of Mango Leaves (Mangifera Indica L.) Audrie Agustini Widiawati; Salma Hilmy Rusydi Hashim; La Ode Muhammad Anwar; Ranatri Puruhita
Media Farmasi Indonesia Vol. 21 No. 1 (2026): Media Farmasi Indonesia
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/mfi.v21i1.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan aktivitas antioksidan dan Sun Protection Factor (SPF) antara ekstrak kasar dan ekstrak murni daun mangga (Mangifera indica L.), dan untuk mengevaluasi peran pemurnian dalam meningkatkan efektivitasnya. Latar belakang penelitian ini terkait dengan meningkatnya permintaan akan senyawa alami dengan potensi ganda sebagai antioksidan dan pelindung UV, mengingat radikal bebas dan paparan ultraviolet merupakan penyebab utama stres oksidatif dan kerusakan kulit. Proses penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu penentuan tanaman, persiapan simplisia, ekstraksi maserasi menggunakan etanol 70%, pemurnian dengan n-heksana, skrining fitokimia, evaluasi kualitas, uji antioksidan menggunakan metode DPPH, dan penentuan SPF dengan spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak murni memiliki profil kualitas yang lebih tinggi dengan rendemen 50%, kadar air 5,78% ± 0,29, dan kadar abu 0,22%. Uji fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, alkaloid, tanin, fenolik, dan saponin, dengan flavonoid yang lebih terkonsentrasi dalam ekstrak murni. Uji antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 24,64 ± 0,52 µg/mL untuk ekstrak murni dan 48,28 ± 0,61 µg/mL untuk ekstrak kasar, keduanya tergolong sangat kuat. Hasil SPF menunjukkan nilai 44,89 pada 12.000 ppm untuk ekstrak murni dan 30,23 untuk ekstrak kasar. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Temuan ini menyoroti potensi ekstrak daun mangga murni yang menjanjikan sebagai bahan tabir surya herbal.