Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manunggal Daya Village: Building Independence Through Economic and Cultural Empowerment Arum Sary, Kezia; Saudi Firdaus, Muhammad; Lathifatunisa, Ani; Nor Aleyda, Siti; Adelina Panjaitan, Irma; Ariefudin, Rico; Ansarullah, Muhammad; Pratama Tulili, Hadie; Agustina, Sintanur; Giyofanni, Lims; Octavianur, Rima; Regita, Regita
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17319

Abstract

This research aims to identify and analyze the potential of the Manunggal Daya Village community. The methods used are interviews, observation, concept preparation, and implementation process. Interviews were conducted with community leaders, local entrepreneurs, and farmers to obtain comprehensive information on existing potentials, totaling three people. Observations are carried out to understand real conditions in the field, such as educational facilities, agricultural practices and health services. From the results of this research, a video profile was created that displays these potentials, as an educational and promotional medium to attract the attention of parties interested in village development. The process of making a video profile of the potential of Manunggal Daya Village begins with preparing a thorough concept. This includes several interrelated strategic steps to ensure that the resulting video is able to convey the message in an effective and interesting way.  The findings obtained show that there is potential for the residents of Manunggal Daya Village in the fields of agriculture, economics, education and health. However, several challenges such as lack of facilities and facilities hinder the development of this potential. It is hoped that this research can become a reference for village development policies and improve the quality of life of the community.Pembuatan Video ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi masyarakat Desa Manunggal Daya. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, penyusunan konsep, dan proses pelaksanaan. Wawancara dilakukan dengan tokoh masyarakat, pengusaha lokal, dan petani untuk mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai potensi yang ada yang berjumlah tiga orang. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi nyata di lapangan, seperti sarana pendidikan, praktik pertanian, dan layanan kesehatan. Dari hasil perancangan ini, dibuatlah video profil yang menampilkan potensi-potensi tersebut, sebagai media edukasi dan promosi untuk menarik perhatian pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengembangan desa. Proses pembuatan video profil potensi Desa Manunggal Daya dimulai dengan penyusunan konsep yang matang. Hal ini mencakup beberapa langkah strategis yang saling berkaitan untuk memastikan bahwa video yang dihasilkan mampu menyampaikan pesan dengan cara yang efektif dan menarik.  Adapun temuan yang didapatkan menunjukkan adanya potensi warga Desa Manunggal Daya dalam bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Namun, beberapa tantangan seperti kurangnya sarana dan fasilitas menghambat perkembangan potensi tersebut. Pembuatan video ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kebijakan pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-Wom) dan Brand Experience (Pengalaman Merek) Terhadap Brand Trust (Kepercayaan Merek) CV HAK Creative Group Ferdianto Putra, R. Yuda; Arum Sary, Kezia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9539

Abstract

Pengaruh Electronic Word of Mouth (eWOM) dan Brand Experience (Pengalaman Merek) Terhadap Brand Trust (Kepercayaan Merek) CV HAK Creative Group. Program studi S1 Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Mulawarman 2024. Brand trust menjadi modal utama perusahaan menjaga eksistensinya di era persaingan perusahaan yang semakin kompetitif. Untuk mewujudkan brand trust biasanya perusahaan melakukan melalui beberapa cara salah satunya melalui electronic word of mouth dikatakan sebagai kegiatan mengenalkan atau membangun citra perusahan dan merek melalui sosial media atau internet. Terdapat pendekatan yang sama meningkatkan brand trust adalah brand experience yang merupakan respon internal yang berkaitan dengan ekspektasi pada merek tertentu. Untuk mengetahui Pengaruh Electronic Word of Mouth dan Brand Experience Terhadap Brand Trust CV HAK Creative Group. Penelitian ini berjenis deskriptif pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner untuk memperoleh data. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan rumus 25 kali jumlah variabel, yang menghasilkan 100 orang sebagai responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa electronic word of mouth dan brand experience memberikan pengaruh sebesar 41,7% terhadap brand trust, sedangkan sisanya 58,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Secara hasil uji t (parsial), nilai t-hitung electronic word of mouth sebesar 3.413 dan brand experience sebesar 4.615 hasil nilai t-hitung kedua variabel lebih besar dari nilai t-tabel 1.984 yang berarti hipotesis H1 dan H2  bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, kemudian brand experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust.
Identifikasi Public Relation dan Humas Hotel Selyca Mulia Samarinda di Masa Pandemi Sarangan, Saraswati; Arum Sary, Kezia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11477

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi public relation dan humas Hotel Selyca Mulia Samarinda di Masa Pandemi. Fokus penelitian terdiri dari: Segmentasi, targetting (menentukan target), dan positioning (memposisikan produk). Key informan antara lain yaitu Public Relation Hotel Selyca Mulia Samarinda. Teknik analisis data yang digunakan adalah komponen analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, identifikasi Public Relation dan Humas Hotel Selyca Mulia Samarinda di Masa Pandemi, dari Segmentasi pengunjung hotel kebanyakan berasal dari kota Samarinda, sedangkan pengunjung yang berasal dari kota lain karena berkepentingan urusan pemerintahan, dan pengunjung dari luar Kalimantan maupun dari luar negeri, serta domestic bagi wisatawan. Pengunjung Hotel Selyca ber usia 20 tahun ke atas yang memiliki KTP. Status pengunjung hotel Selyca rata-rata dari pemerintahan, pada kegiatan event, seminar, meeting, pelatihan IT, family weekend, dan lain-lain. Targetting di kota Samarinda karena sebagai pusat pemerintahan, jadi yang utama hanya sebagai pusat goverment. Hotel Selyca menggunakan analisis SWAT dan menentukan sasaran target marketing seperti meeting dan family weekend. Target khusus hotel Selyca ada disetiap tahun membuat budget plan untuk tahun berikutnya. Kerjasama yang mencari vendor-vendor, misalnya seperi EO, Decoration, MC, fotograpi, dan lainnya. Positioning hotel Selyca Mulia selalu mencari keuntungan melebihi target. Apabila memperoleh keuntungan dibawah target, maka akan di adakan evaluasi. Hotel Selyca terus mengusahakan pendapatan over dari budget. Hotel Selyca Mulia melakukan kerja sama dengan platform yang besar seperti traveloka, tiket.com, kerja sama yang saling menguntungkan. Promosi dilakukan melalui Insta story, story WhatsApp, dan WhatsApp Blast akan dilihat oleh pengungjung yang pernah menginap di Hotel Selyca.
Communication Management Mafindo Samarinda as An Anti-Hoax Facilitator Amalia, Nabilah; Arum Sary, Kezia
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i3.937

Abstract

In the digital information age, the spread of misinformation or hoaxes is a serious challenge for society. The Anti-Defamation, Hoax, and Intolerance Community Organization (Mafindo) in Samarinda has become a facilitator in efforts to prevent and overcome the spread of hoaxes. This study aims to analyze communication management applied by Mafindo Samarinda as an anti-hoax facilitator. The research method used is a case study with a qualitative approach. Data was obtained through interviews with Mafindo Samarinda members, observations of activities carried out, and analysis of documents related to anti-hoax campaigns that have been run by this organization. The results showed that Mafindo Samarinda implemented a well-planned communication management strategy. They use various communication channels, such as social media, seminars, and workshops, to disseminate correct information and educate the public on how to identify hoaxes. In addition, Mafindo Samarinda also collaborates with various parties, including the government and educational institutions, in a joint effort to fight the spread of hoaxes. Nevertheless, the challenges faced by Mafindo Samarinda are not small. An active role from all levels of society is needed to ensure the success of this anti-hoax program. Therefore, effective communication management needs to be continuously developed and adapted to technological developments and community dynamics.