Kecerdasan emosional adalah kemampuan individu untukmengenali, menafsirkan, mengelola, mengendalikan, dan mengaturemosi yang ada, baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antarakecerdasan emosional dan kemampuan mengatasi konflik pada siswaSMK Kristen Tagari Rantepao pada tahun 2024. Sampel dalampenelitian ini adalah siswa SMK Kristen Tagari Rantepao pada tahun2024 yang berjumlah 262 responden. Alat ukur yang digunakan dalampenelitian ini adalah lembar kuesioner yang diuji menggunakan SPSSversi 25 dengan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden dengankecerdasan emosional efektif sebanyak 42 responden (16,0%), di manaditemukan bahwa kecerdasan emosional efektif memiliki kemampuanuntuk mengatasi konflik secara efektif sebanyak 17 responden (6,5%),dan kecerdasan emosional efektif yang tidak memiliki kemampuanuntuk mengatasi konflik sebanyak 25 responden (9,5%). Berdasarkanuji SPSS dengan uji Chi-Square, hasil yang diperoleh p = 0,047 (< α =0,05), yang berarti terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dankemampuan mengatasi konflik pada siswa SMK Kristen TagariRantepao pada tahun 2024.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin tinggikecerdasan emosional, semakin tinggi kemampuan mengatasi konflikpada siswa, dan sebaliknya, semakin rendah kecerdasan emosional,semakin rendah kemampuan mengatasi konflik. Hasil penelitian inidiharapkan dapat meningkatkan kesadaran setiap siswa mengenaipentingnya kecerdasan emosional dalam mengatasi konflik.