Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Religious Moderation as Frameworl of Religious Tolerance in Rama Agung Argamakmur Village, Bengkulu Province Kusuma, Wira Hadi; Supian, Aan; Ramdani, Rahmat; Astapala, Sultan Gholand; Hawasi, Hawasi; Syabibi, M. Ridho
Mimbar Agama Budaya Vol 42, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v42i1.46474

Abstract

This study examines how religious moderation becomes a mediator for society in a harmonious, tolerant life in Rama Agung Village, Argamakmur Regency, Bengkulu Province, where this study uses a qualitative approach where this technique is a strategy for collecting various information by understanding and focusing on hypotheses from different writings. Information gathering is done by searching and updating information from multiple sources, such as scientific journals, articles, and books on religious moderation. The study results show that Rama Agung Village has a very high tolerance attitude, which is indicated by the existence of harmonious coexistence between religious communities and community harmony that respects and supports each other. In addition, each spiritual leader is the bridge that allows their followers to carry out further religious activities. The interactions and actions of the residents of Rama Agung Village show openness and the ability to live side by side peacefully
Nilai-Nilai Dakwah Islam Dalam Upacara Adat Kejai : Kajian Etnografi Komunikasi Suku Rejang Kabupaten Lebong Syabibi, M. Ridho
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk medeskripsikan Setting dalam tari Kejai, partisipan dalam tari Kejai, dan nilai-nilai dakwah Islam yang ada dalam tari Kejai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi Komunikasi. Teknik pemilihan Informan dalam penelitian ini terdiri dari 5 Informan yang paham mengenai adat Kejai. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian antara lain: a) Bagaimana setting dalam Tari Kejai suku Rejang Kabupaten Lebong? b) Siapa saja partisipan dalam Tari Kejai suku Rejang Kabupaten Lebong? c) Apa saja Nilai-nilai dakwah Islam yang dikomunikasikan dalam tari Kejai adat suku Rejang Kabupaten Lebong? Instrumen yang peneliti gunakan untuk menghimpun data dalam penelitian ini yaitu observasi non-patisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari pembahasan dan anilisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tari Kejai yang ada pada masyarakat suku Rejang yang merupakan tarian adat, yang diwarisi secara turun menurun dari leluhur. Tari ini berlatar belakang dari sebuah ceria turun temurun tentang ungkapan bahagia, wujud syukur kepada sang pencipta, dan suka cita atas anugrah dari Yang Maha Kuasa. Bentuk penyajian tari Kejai pun sangat sederhana, penggunaan panei sebagai pengikat, serta pola lantai dan gerakan yang sederhana. Setting dalam Pelaksanaan pertunjukan seni tari Kejai baik upacara Kejai diadakan ditempat yang sesuai dengan fungsi, makna dalam adat Kejai itu sendiri. Dalam konteksnya pelaksanaan adat berupa kesenian ini tidak ada tempat yang dibuat permanen durasi pelaksanaan tari Kejai dilaksanaakan tergantung dengan kemampuan yang memiliki hajat. Namun, pada masa sekarang waktu penggunaan kesenian tarian Kejai hanya dilakukan beberapa jam saja tidak sampai berhari-hari. Partisipan dalam tradisi kesenian tari Kejai ini, adalah orang yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya seperti para penanari (anok sangei), pemain musik, dan pemain lainnya yang terlibat langsung.