Nur Lu’lu’ul Maknunah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Wahyu Prastiyo; Nur Lu’lu’ul Maknunah; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5265

Abstract

Penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter keislaman dan kebangsaan mahasiswa, khususnya dalam konteks ke-NU-an atau An-Nahdliyah. Nilai-nilai Aswaja yang bersumber dari ajaran tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawassuth (moderat), dan i’tidal (keadilan) menjadi landasan penting dalam mencetak pribadi mahasiswa yang berintegritas, inklusif, dan berpikiran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan nilai-nilai Aswaja di lingkungan perguruan tinggi serta dampaknya terhadap pembentukan karakter mahasiswa An-Nahdliyah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Aswaja melalui kurikulum, kegiatan kemahasiswaan, dan pembinaan spiritual mampu membentuk karakter mahasiswa yang religius, nasionalis, dan berwawasan kebangsaan. Penanaman nilai Aswaja yang berkelanjutan berkontribusi pada penguatan identitas ke-NU-an serta menjadi benteng ideologis dalam menghadapi tantangan radikalisme dan disintegrasi sosial.
PENGUASAAN TAJWID DENGAN METODE AN-NAHDLIYAH DALAM PEMBELAJARAN YANBU'A KELAS 4 TPQ RAUDHLOTHUT THULLAB KEMIRI MOJOTENGAH WONOSOBO Ria Tri Hartini; Nur Lu’lu’ul Maknunah; Rindiana Rindiana; Denisa Amni Nabilah Amin; Muhammad Khairy Abdullah Dzaky; Fatkhurrohman Fatkhurrohman
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8217

Abstract

This study aims to describe the implementation of the An-Nahdliyah method in Yanbu’a learning, identify the supporting and inhibiting factors affecting tajwid mastery, and analyze the effectiveness of the An-Nahdliyah method in improving the tajwid mastery of fourth-grade students at TPQ Raudhlothut Thullab Kemiri Mojotengah Wonosobo. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that: 1) the implementation of the An-Nahdliyah method in fourth-grade Yanbu’a learning is carried out in a structured and consistent manner through classical learning, emphasizing rhythmic beats (ketukan), imitation (taqlid), and repetition. The learning process begins with the teacher providing correct recitation examples in accordance with tajwid rules, followed by collective rhythmic recitation, individual reading practice, and direct correction of errors related to letter articulation (makhraj), letter characteristics, and recitation rules. This method functions as a habituation process to accustom students to reciting the Qur’an in a tartil manner and in accordance with tajwid principles. 2) the supporting factors for tajwid mastery include the competence of teachers in applying the An-Nahdliyah rhythmic technique, students’ enthusiasm and motivation, a conducive learning environment, and a regular learning schedule. Meanwhile, the inhibiting factors include differences in students’ initial abilities, limited instructional time, less optimal individual guidance, and a lack of recitation practice at home. 3) the effectiveness of the An-Nahdliyah method in improving tajwid mastery is categorized as good, as indicated by increased accuracy in letter articulation, application of letter characteristics, and tajwid rules such as mad, nun sakinah, and mim sakinah. Nevertheless, the improvement in tajwid mastery has not been evenly achieved among all students, indicating the need for reinforcement through individual guidance as a complement to classical learning in order to achieve more optimal results.
Peran LDII dalam Pembinaan Umat dan Penguatan Karakter Masyarakat Indonesia Naina Khoirin Nida; Nur Lu’lu’ul Maknunah; Ahmad Rizal Muzakki; Zahid Akhmad Surya; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6795

Abstract

Dinamika sosial dan melemahnya nilai karakter di tengah masyarakat Indonesia menjadi persoalan empiris yang menuntut kontribusi strategis organisasi keagamaan dalam pembinaan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam pembinaan umat dan penguatan karakter masyarakat Indonesia sebagaimana tercermin dalam berbagai kajian ilmiah dan dokumen resmi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah buku, artikel jurnal, laporan organisasi, dan sumber ilmiah relevan yang membahas aktivitas, konsep, serta pendekatan pembinaan LDII. Hasil kajian menunjukkan bahwa LDII berperan aktif dalam penguatan karakter religius, disiplin, kemandirian, dan kepedulian sosial melalui pendekatan dakwah sistematis, pembinaan generasi muda, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa model pembinaan LDII memiliki relevansi teoretis dan praktis dalam menjawab tantangan karakter masyarakat modern serta menawarkan solusi berbasis nilai-nilai Islam yang kontekstual. Implikasi penelitian ini memberikan penguatan konseptual bagi studi dakwah dan menjadi rujukan bagi pengembangan peran organisasi keagamaan dalam pembangunan karakter bangsa.