Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode klasikal dalam pembelajaran gharib, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya, serta menganalisis tingkat ketercapaian penguasaan kaidah gharib pada santri di TPQ Al-Ma’un. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan evaluasi bacaan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan metode klasikal dalam pembelajaran gharib dilaksanakan melalui kegiatan membaca bersama-sama kaidah gharib selama ±15 menit sebelum pembelajaran inti dimulai. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dengan tahapan persiapan materi oleh guru, pembacaan contoh bacaan gharib secara tartil, pengulangan bacaan secara serempak, penguatan kaidah, serta evaluasi singkat untuk mengetahui pemahaman santri. Metode ini berfungsi sebagai pembiasaan awal agar santri terbiasa mengenali dan melafalkan bacaan gharib dengan benar. 2) faktor pendukung penerapan metode klasikal meliputi keseragaman pemahaman awal santri terhadap kaidah gharib, efisiensi waktu pembelajaran, meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri santri, serta kemudahan guru dalam pengelolaan kelas. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan daya tangkap dan tingkat kemampuan santri, keterbatasan pendampingan individual, kurangnya fokus dan konsentrasi sebagian santri, keterbatasan waktu untuk pendalaman materi, serta variasi latar belakang dan pengalaman belajar santri. 3) tingkat ketercapaian penguasaan kaidah gharib setelah penerapan metode klasikal menunjukkan hasil yang tergolong baik, ditandai dengan meningkatnya kemampuan santri dalam mengenali, melafalkan, serta membaca bacaan gharib dengan lebih lancar dan percaya diri. Meskipun demikian, ketercapaian tersebut belum sepenuhnya merata, sehingga diperlukan pembinaan individual sebagai pelengkap metode klasikal agar penguasaan kaidah gharib santri dapat lebih optimal.