Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengujian Keamanan Website Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel Dengan Metode OWASP Menggunakan Penetration Testing Christofa, Delfin; Rizal, Syahril
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i2.475

Abstract

Keamanan informasi dalam layanan berbasis website menjadi krusial di era digital, terutama pada instansi pemerintah yang mengelola data strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keamanan website Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan metode OWASP melalui pendekatan penetration testing. Pengujian dilakukan menggunakan tool OWASP ZAP dengan menyimulasikan berbagai serangan terhadap situs arsip.sumselprov.go.id. Hasil pengujian mengungkapkan 15 temuan kerentanan dengan tingkat risiko berbeda-beda. Di antara kerentanan tersebut terdapat pustaka JavaScript yang rentan, absennya token anti-CSRF, hingga konfigurasi header HTTP yang tidak aman. Berdasarkan temuan tersebut, disusun solusi dan rekomendasi perbaikan keamanan. Hasil ini menunjukkan pentingnya evaluasi berkala terhadap sistem web instansi pemerintah untuk mendukung tata kelola informasi yang aman dan andal
Pelatihan Wazuh dan Integrasi Suricata dengan Notifikasi Telegram Untuk Siswa SMK Magang di Universitas Bina Darma Suryayusra, Suryayusra; Christofa, Delfin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3633

Abstract

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMK dalam menerapkan sistem keamanan jaringan melalui Wazuh File Integrity Monitoring dan integrasi Suricata dengan notifikasi Telegram. Kegiatan dilakukan dengan metode hands-on training yang meliputi penyampaian konsep dasar keamanan jaringan, instalasi dan konfigurasi Wazuh Agent, implementasi FIM, pemasangan Suricata sebagai IDS, integrasi log Suricata ke Wazuh, serta pembuatan Telegram Bot untuk notifikasi real-time. Siswa juga melakukan simulasi serangan, seperti perubahan file dan port scanning, untuk menguji kemampuan sistem mendeteksi ancaman. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami cara kerja FIM, membaca log keamanan, mengidentifikasi aktivitas jaringan mencurigakan, dan menerima peringatan otomatis melalui Telegram. Secara keseluruhan, pelatihan berbasis praktik ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi siswa serta memberikan pengalaman langsung terkait implementasi sistem keamanan modern berbasis open-source. Model pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan keamanan siber di dunia pendidikan dan industri.