Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review Literature: Pelatihan Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Tholib, Syavalma Zahwa Az- zahra; Sersanti, Febiola Dwi; Radita, Vellycia Dwi Cintia; Rahmawati, Chinta Isya
PRAGMATIS Vol 6, No 1 (2025): March
Publisher : Faculty of Economic and Business Wijaya Kusuma Surabaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/pragmatis.v6i1.4390

Abstract

Training is a systematic process to improve employee knowledge, skills, and attitudes so that they can work more effectively and efficiently, and support the achievement of organizational goals. Meanwhile, compensation is a form of imbalance given by a company or organization to employees as a reward for contributions or work that has been done. Training and funding in various studies are often used to measure employee performance. This research method uses an approach based on a Systematic Literature Review (SLR) 21 articles taken from several national and international journals. The results of the study found that training and compensation provided, both financial and non-financial, which are carried out consistently will have good employee productivity, work efficiency. The training and incentive variables depend on the sector, training method and types of incentives and the context in the organization. Several studies also emphasize that the importance of strategic planning in training design and fair system improvements are useful for encouraging and improving employee performance continuously or sustainably. Furthermore, this study also shows that training that is carried out continuously can increase employee adaptation capacity to the dynamics of the work environment. In addition, fulfillment that is applied fairly and in accordance with employee needs and contributions is an important factor in maintaining loyalty and work motivation. Mediating variables such as job satisfaction, motivation, and organizational commitment also play an important role in strengthening the relationship between training and compensation on performance. This study recommends that organizations need to develop a good training and recovery system that is oriented towards measurable work results, taking into account the characteristics of each sector and organizational culture.
Pengaruh Pengalaman Magang dan Hard Skill terhadap Kesiapan Kerja Fresh Graduate Gen-Z di Kota Surabaya Rahmawati, Chinta Isya; Prasetya, Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman magang dan hard skill terhadap kesiapan kerja fresh graduate Generasi Z di Kota Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih tingginya tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri. Banyak fresh graduate dinilai belum sepenuhnya siap memasuki dunia kerja karena kurangnya pengalaman praktis serta penguasaan keterampilan teknis yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 fresh graduate Generasi Z di Kota Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria responden merupakan lulusan perguruan tinggi yang belum lama menyelesaikan studi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS untuk mengetahui pengaruh pengalaman magang dan hard skill terhadap kesiapan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja fresh graduate. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman praktis yang diperoleh selama magang mampu meningkatkan pemahaman terhadap dunia kerja. Selain itu, hard skill juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, yang menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan teknis dalam mendukung kemampuan adaptasi dan kinerja profesional. Oleh karena itu, pengalaman magang dan hard skill merupakan aspek penting yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.