Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIA PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DAN ORGANISME TANAH YANG DIKAJI DALAM PENERAPAN PRINSIP BIOETIKA Tarihoran, Sulastri; Febriyossa, Adelia; Ginting, Giberta; Pohan , Muslimah
Jurnal Agro Indragiri Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i2.3349

Abstract

Pestisida kimia menjadi salah satu alternatif yang digunakan dalam sektor pertanian untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Penggunaan pestisida kimia yang tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan akan memberikan dampak terhadap lingkungan, terutama pada tanaman Cabai rawit (Capsicum frutescens L) dan organisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan pestisida kimia pada tanaman cabai rawit dan organisme tanah serta penerapan prinsip bioetika dalam pertanian dengan menggunakan metode eksperimen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak penggunaan pestisida kimia yang berlebih (Dosis > 0,9 mm) pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dapat merusak dan menyebabkan kelainan pada pertumbuhan tanaman cabai rawit seperti kerdil, bercak daun, kerusakan buah, dan perubahan warna daun. Sedangkan dampak limpasan pestisida kimia dosis tinggi pada organisme tanah juga dapat mengakibatkan penurunan jumlah organisme tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah. Aspek penggunaan pestisida kimia yang bertanggung jawab sudah sesuai dan sejalan dengan penerapan prinsip bioetika, namun harus selalu dalam pemantauan terhadap takaran dosis yang diberikan.
Bentuk dan Kelimpahan Mikroplastik pada Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) di Danau Toba Kabupaten Simalungun Tarihoran, Sulastri; Sudibyo, Mufti; Lubis, Khairiza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12816

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 µm yang telah banyak mencemari lingkungan perairan dan berpotensi terakumulasi dalam tubuh organisme akuatik, termasuk lobster air tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, dan kelimpahan mikroplastik pada lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) antar stasiun serta kelimpahan mikroplastik berdasarkan jenis kelamin lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) di Danau Toba. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun berbeda, masing-masing diambil 20 sampel/stasiun. Prosedur penelitian dilakukan dengan tiga tahap pada masing-masing sampel yaitu pengambilan sampel lobster, preparasi sampel dan ekstraksi mikroplastik pada isi saluran pencernaan lobster dengan H2O2 30%, dan identifikasi sampel mikroplastik pada lobster. Bentuk mikroplastik yang ditemukan yaitu fiber, film, dan fragmen. Hasil penelitian diperoleh kelimpahan rata-rata mikroplastik yang ditemukan di Stasiun 1 yaitu 40 partikel/individu, Stasiun 2 33 partikel/individu, dan Stasiun 3 40,9 partikel/individu. Sedangkan hasil penelitian kelimpahan mikroplastik berdasarkan jenis kelamin, ditemukan pada lobster jantan sebesar 47 partikel/individu dan kelimpahan mikroplastik pada lobster betina sebesar 29 partikel/individu. Hasil ini mengindikasikan bahwa aktivitas manusia di sekitar danau toba berpengaruh terhadap tingkat pencemaran