p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Stilistika ALFABETA
Angga Bimo Satoto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POCAPAN PRAADEGAN GARA-GARA WAYANG KULIT SEBAGAI WAHANA KRITIK SOSIAL: TINJAUAN LAKON “WAHYU KATENTREMAN” KI SIGIT MANGGOLO SEPUTRO Angga Bimo Satoto; Endraswara, Suwardi; Suwarna; Widyastuti, Sri Harti
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 13 No. 2 (2025): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v13i2.4412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penyampaian kritik sosial dan wujud kritik sosial dalam pocapan praadegan gara-gara wayang kulit lakon Wahyu Katentreman yang dibawakan Ki Sigit Manggolo Seputro. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data berupa naskah transkripsi pocapan praadegan gara-gara. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra karena pocapan termasuk wujud karya sastra lisan. Cara analisis data menggunakan teknik Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara penyampaian kritik sosial dalam pocapan tersebut menggunakan kiasan penggambaran rusaknya moral manusia yang hidup pada zaman Kaliyuga. Jenis wujud kritik sosial yang ditemukan dalam praadegan pocapan tersebut berjumlah tiga yaitu: kemiskinan, kejahatan dan pelanggaran norma. Wayang menjadi media yang bijak dalam menyampaikan kritik moral karena selalu mengedepankan etika dengan cara tidak langsung menyinggung pihak terkait.
Kajian Nilai Moral dalam Lirik Lagu Berbahasa Jawa “Sak Isone” Karya Hendra Kumbara Angga Bimo Satoto; Diah Retno Hapsari; Suryobintoro; Mohamad Makincoiri
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.131

Abstract

Menjamurnya lagu berbahasa Jawa di kalangan masyarakat dapat menjadi salah satu alternatif penanaman nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam lagu berbahasa Jawa dengan judul Sak Isone karya Hendra Kumbara. Hal yang dibahas dalam penelitian ini adalah wujud dan jenis-jenis nilai moral. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari naskah transliterasi lirik lagu Sak Isone karya Hendra Kumbara, Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman, Keabsahan data menggunakan validitas semantik dan reliabilitas intrarater. Hasil dari penelitian ini menemukan tiga wujud nilai moral berserta jenisnya yaitu: (1) nilai moral manusia yang berhubungan dengan diri sendiri yang terdiri dari: mandiri, kerja keras, sabar dan optimis. (2) nilai moral manusia yangberhubungan manusia dengan manusia lain yang terdiri dari : tanggung jawab, setia dan rela berkorban. dan (3) nilai moral manusia yang berhubungan manusia dengan Tuhan yaitu dengan berdoa. Seluruh nilai moral tersebut dapat menjadi ajaran untuk diaplikasikan ke dalam kehidupan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan akan semakin banyak pengkajian serupa tentang nilai-nilai moral di dalam lirik lagu sehingga dapat mempengaruhi masyarakat dalam memilah dan memilih lagu yang akan didengarkan.