Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teachers’ Efforts in Developing the Creativity of New Students through Calligraphy Extracurricular Activities at Pondok Pesantren Wali Songo Arsyad Ali Fahmi
Journal of Research in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Research in Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jrie.v7i1.6179

Abstract

His study explores how teachers aim to enhance the creativity of new students through calligraphy extracurricular activities, using a qualitative approach. The research reveals obstacles faced by new students at PP. Wali Songo Sukajadi, including boredom with teaching methods, inadequate facilities, and lack of guidance due to teacher inexperience. To address these issues, the Bakat Minat committee introduced an expert calligraphy teacher in 2024 to provide guidance and prevent student disinterest. Through dedicated efforts, the teacher successfully impacts the creativity development of new students. The study focuses on assessing the teacher's strategies in fostering student creativity through calligraphy extracurricular activities, employing descriptive analysis methods including observation, interviews, and documentation. The data analysis process involves data collection, reduction, presentation, validation, and drawing conclusions.
Legitimasi Syariah dan Rasionalitas Pasar: Analisis Kritis Fatwa DSN-MUI pada Perdagangan Saham Syariah di Indonesia Hanafi; Yuyu Yuniar; Arsyad Ali Fahmi; Mohammad Ismail
Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business Vol. 7 No. 1 (2026): April: Al Maqashid Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Universitas Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/maqashid.v7i1.2816

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis konstruksi legitimasi syariah dalam fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia terkait perdagangan saham serta menelaah bagaimana rasionalitas pasar mempengaruhi interpretasi dan implementasinya dalam praktik pasar modal syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain normatif-kritis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap fatwa DSN-MUI, regulasi pasar modal dari Otoritas Jasa Keuangan, serta literatur akademik mengenai ekonomi Islam dan sosiologi ekonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dan analisis wacana kritis untuk mengkaji hubungan antara legitimasi syariah dan rasionalitas pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa DSN-MUI berperan dalam membangun legitimasi religius terhadap perdagangan saham melalui reinterpretasi konsep kepemilikan, transaksi, dan mekanisme penyaringan saham. Namun, rasionalitas pasar tetap dominan sehingga fatwa dalam beberapa aspek berfungsi sebagai kompromi normatif antara prinsip syariah dan efisiensi pasar. Penelitian ini menunjukkan terbentuknya model hibrida antara norma syariah dan sistem pasar modern.
ESENSI ILMU KALAM: IMPLEMENTASI NILAI TAUHID DALAM AKTIVITAS EKONOMI ISLAM Arsyad Ali Fahmi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Kalam sebagai disiplin teologi Islam memiliki peran penting dalam meneguhkan konsep tauhid sebagai inti ajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan, termasuk dalam aktivitas ekonomi Islam. Tauhid menegaskan bahwa seluruh kepemilikan hakiki adalah milik Allah, sementara manusia berperan sebagai khalifah yang mengelola sumber daya secara amanah dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tauhid ini kemudian diimplementasikan dalam prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan (‘adl), keseimbangan (tawazun), kejujuran (shidq), serta penolakan terhadap praktik-praktik yang merugikan seperti riba, gharar, dan maisir. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga pada keberkahan dan kemaslahatan bersama, sehingga integrasi Ilmu Kalam dalam ekonomi Islam menjadi landasan penting dalam membangun sistem ekonomi yang etis, adil, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah.