Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Media dalam Menyampaikan Pelanggaran Hukum Humaniter (Studi Komparatif Kasus Suriah dan Palestina) Cahyono, Agung Nur; Lubis, M. Sati; Susilo, Tarsisius; Simanjuntak, Arifin; Tapayasa, Gusti Bagus Oka
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i6.32186

Abstract

Pelaporan media terhadap pelanggaran hukum humaniter dalam konteks konflik bersenjata memainkan peranan penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi kebijakan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media, baik tradisional maupun digital, dalam menyampaikan informasi terkait pelanggaran hukum humaniter, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dalam pelaporan dan dampaknya terhadap akuntabilitas global. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan komparatif dengan menganalisis pelaporan media internasional mengenai pelanggaran hukum humaniter di dua zona konflik utama, yaitu Suriah dan Palestina. Data dikumpulkan melalui analisis konten dari berbagai sumber media, termasuk media tradisional dan platform media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan besar terkait bias politik dan disinformasi, media tetap berfungsi sebagai alat utama dalam memperjuangkan akuntabilitas terhadap pelanggaran hukum humaniter. Media sosial memainkan peran penting dalam memperluas akses informasi dan mempercepat distribusi berita mengenai pelanggaran tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun tantangan etika jurnalistik dan verifikasi informasi tetap ada, media, terutama media sosial, memiliki potensi besar dalam mendokumentasikan dan melaporkan pelanggaran hukum humaniter. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan jurnalisme berbasis etika dan akurasi untuk meningkatkan peran media dalam memantau dan melaporkan pelanggaran hukum humaniter serta untuk memperbaiki persepsi publik global mengenai isu tersebut.
Urgensi Pendidikan Hukum Humaniter Bagi Anggota Militer dalam Meningkatkan Kepatuhan terhadap Norma Kemanusiaan di Medan Perang Mahmudi, Ali; Raharjo, Kanang Budi; Susilo, Tarsisius; Simanjuntak, Arifin; Tapayasa, Gusti Bagus Oka
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i5.32193

Abstract

Pendidikan hukum humaniter bagi anggota militer memiliki peran strategis dalam membangun kepatuhan terhadap norma-norma kemanusiaan di medan perang. Dinamika perang modern menuntut pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip hukum humaniter untuk meminimalisir pelanggaran yang dapat merusak citra institusi militer dan mengancam legitimasi operasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan hukum humaniter, mengkaji praktik pelatihan di Swiss, Norwegia, dan Indonesia, serta mengevaluasi tantangan implementasi yang dihadapi. Melalui metode kajian literatur, analisis kebijakan, dan wawancara terbatas, penelitian ini menemukan bahwa integrasi hukum humaniter dalam kurikulum militer, pelatihan berbasis skenario, serta pembinaan oleh komando satuan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepatuhan prajurit. Diperlukan pendekatan pendidikan yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis praktik nyata untuk membangun budaya militer yang profesional dan menghormati hukum. Temuan ini menjadi landasan penting untuk perumusan kebijakan pendidikan militer di masa depan dalam memperkuat perlindungan terhadap nilai-nilai kemanusiaan di tengah kompleksitas konflik kontemporer.