Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Eksplorasi Mendalam Fenomena Sosial Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman makna di balik perilaku, pengalaman, dan interaksi sosial. Salah satu pendekatan utamanya adalah studi kasus, yaitu metode yang memungkinkan peneliti menggali secara mendalam suatu fenomena dalam konteks kehidupan nyata. Studi kasus dapat diterapkan pada individu, kelompok, lembaga, atau peristiwa tertentu, dengan tujuan memahami dinamika yang terjadi secara holistik. Pertanyaan penelitian dalam studi kasus biasanya bersifat eksploratif, seperti “Bagaimana proses adaptasi guru terhadap kurikulum baru di sekolah dasar?” Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dan terus-menerus hingga ditemukan makna yang utuh dan mendalam. Metode ini memiliki kelebihan dalam menghasilkan pemahaman kontekstual yang kaya, namun kelemahannya terletak pada keterbatasan generalisasi dan potensi subjektivitas peneliti. Oleh karena itu, studi kasus menuntut prosedur sistematis, mulai dari perumusan fokus kasus, pengumpulan data triangulatif, analisis mendalam, hingga pelaporan hasil yang transparan. Dengan desain yang tepat, studi kasus menjadi alat yang kuat dalam mengungkap realitas sosial secara menyeluruh dan bermakna.