Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Molecular Characterization of Mungbean yellow mosaic India virus and Tomato leaf curl New Delhi virus in Sukoharjo and Magelang Regencies, Indonesia Surwadinata, Antama; Putro, Ananda Restu; Pradhana, Adhi; Shalihah, Filzah; Pancasona, Muhammad Garda; Saputra, Rachmad; Haj Ali, Mayadah A.; Santosa, Adyatma Irawan
Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Vol 29, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpti.101371

Abstract

Diseases caused by Begomoviruses in black-eyed pea (Vigna unguiculata subsp. unguiculata) and cucumber (Cucumis sativus) are remains insufficiently explored in Indonesia. One symptomatic black-eyed pea and two cucumber samples were collected from Sukoharjo and Magelang Regencies, respectively, to be molecularly tested using Krusty/Homer and SPG1/SPG2 primer pairs for universal detection of Begomoviruses. NCBI BLAST analysis on the obtained nucleotide sequences confirmed mungbean yellow mosaic India virus (MYMIV, Begomovirus vignaradiataindiaense) infection in black-eyed pea sample and tomato leaf curl New Delhi virus (ToLCNDV, Begomovirus solanumdelhiense) infection in both cucumber samples. Sequences of partial AV1, and partial AC1 and AC2 genes of the three isolates were registered with accession nos. PQ539469-71 and PQ539476-78, respectively, in NCBI GenBank. No recombination signal was detected in the sequences of the new isolates according to scan by Recombination Detection Program (RDP v.5.30). In the phylogenetic trees built by MEGA 11 software with Tamura-Nei parameter model, MYMIV H-2 as well as ToLCNDV N-8 and V-97 isolates shared basal nodes with Indonesian isolates, indicated their close genetic relationship with other isolates also found in the country. While expanding our information regarding genetic diversity of Begomoviruses, this study also reported the first cases of MYMIV in black-eyed pea in Indonesia and ToLCNDV in cucumber in Magelang, to the best of our knowledge.
Pengenalan dan Penerapan Konsep Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PHPT) kepada Kelompok Wanita Tani “Loh Jinawi” di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo Pancasona, Muhammad Garda; Suryanti, Venty
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.64991

Abstract

Penyuluhan konsep Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PHPT) merupakan salah satu kegiatan KKN Tematik UNS Kelompok 216 periode Juli-Agustus 2021 di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Loh Jinawi” dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman dengan menerapkan konsep pengendalian ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dengan memaparkan materi terkait definisi, tujuan, prinsip, komponen, dan bentuk implementasi PHPT di lapangan. Praktik pembuatan alat perangkap hama juga dilaksanakan, yaitu alat perangkap likat kuning dan alat perangkap lalat buah berbahan metil eugenol. Anggota KWT juga diperkenalkan bahan dapur yang dapat berpotensi sebagai pestisida nabati, seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Cara penyemprotan pestisida yang tepat dipraktekkan bersama. Selama keberjalanan kegiatan, anggota KWT “Loh Jinawi” aktif melakukan tanya jawab dan konsultasi terkait HPT bersama mahasiswa KKN Tematik UNS.