Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan kepercayaan diri dan partisipasi komunitas perempuan melalui pelatihan public speaking Arlinda, Silvi Aris; Hastuti, Nurnawati Hindra; Herawati, Dewi Maria
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23708

Abstract

Keterampilan public speaking merupakan aspek penting dalam membangun kepercayaan diri dan partisipasi aktif dalam kehidupan sosial. Namun, masih banyak komunitas perempuan di pedesaan yang menghadapi kendala dalam berbicara di depan umum akibat kurangnya pelatihan formal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum melalui pelatihan public speaking bagi anggota komunitas perempuan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif yang mencakup empat tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi partisipatif. Pelatihan dilangsungkan secara tatap muka dan melibatkan 23 peserta yang mengikuti serangkaian materi dan praktik intensif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, sebagaimana ditunjukkan oleh perbandingan nilai pre-test dan post-test. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 71,3 menjadi 88,3 setelah pelatihan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan public speaking secara terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan peserta untuk terlibat aktif dalam kegiatan komunitas. Program ini menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan komunikasi masyarakat dan dapat direplikasi di komunitas serupa dengan penyesuaian konteks lokal.
Cultural-Based Culinary Product Marketing Communication: A Case Study of Pempek Salisah in Blitar, East Java Sari, Rohmah Nia Chandra; Rosyidah, Ulfah; Arlinda, Silvi Aris
JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Vol 8 No 1 (2025): JUSS (Jurnal Sosial Soedirman)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial and Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/juss.v8i1.15980

Abstract

This study aims to examine the integrated marketing communication strategy employed by Kedai Pempek Salisah in introducing pempek—a traditional Palembang dish—in Blitar, a city with a distinct cultural background. Drawing on perception theory and integrated marketing communication, and using a descriptive qualitative approach within a constructivist paradigm, the study finds that Salisah's success lies in preserving the cultural identity of pempek while adapting to local tastes. Consistent communication strategies through social media, word of mouth, taste adjustments, and relatable promotional language help build emotional connections with consumers. The study concludes that effective intercultural communication in culinary marketing requires a balance between cultural preservation and contextual adaptation.
MEMBANGUN KOMUNIKASI EMPATIK ORANG TUA: INOVASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS KELUARGA Sardjono, Herning Suryo; Arlinda, Silvi Aris
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.6221

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan sosial yang terus meningkat dan berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kerentanan anak adalah rendahnya kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga, khususnya akibat tabu budaya dan keterbatasan literasi orang tua dalam membahas isu seksualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model komunikasi interpersonal keluarga berbasis kearifan lokal dan teknologi digital sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kelurahan Banjarsari, Kota Surakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra aktif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan seminar dan pelatihan luring, pembuatan luaran, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 32 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner skala Likert, serta wawancara dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pendampingan orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 50%. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya keterbukaan komunikasi orang tua–anak dan berkurangnya hambatan budaya dalam membahas isu seksualitas. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa penguatan komunikasi interpersonal keluarga berbasis komunitas dan kearifan lokal merupakan strategi penting dan berkelanjutan dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di tingkat keluarga.
Feminist Views on Female Puppeteer's Role in Supporting Cultural Diplomacy Harini, Setyasih; Hastini, Dite; Arlinda, Silvi Aris
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jhi.v14i2.29599

Abstract

This study explores the female puppeteers’ contribution in the Javanese shadow puppetry traditions, framing them as agents of Indonesia’s cultural diplomacy. Most of the work done on cultural diplomacy and soft power has focused on the states and the role of the women performers has been overlooked. Work on cultural diplomacy has largely ignored the feminist perspective, or the performances of the women in the indigenous traditions of the performative arts. This study attempts to fill this gap by using qualitative research methods focused on case study, participatory observation, and document study. To understand the women dalang of Java, this article conducted in-depth interviews with fifteen of them. This study employs soft power theory by Joseph S. Nye and postfeminist theories by Rosalind Gill and Angela McRobbie as the cornerstones of this research. The female puppeteers transform the cultural narratives and export them to culturally inclusive narratives. The study posits that the incorporation of postfeminist agency into the analysis of soft power, allows the theory to move beyond the state centered focus of attraction. The female puppeteers of puppetry are able to transform the patriarchal narratives of puppetry into tools of conscious gender and dialogic diplomacy. They contribute to the perception of Indonesia as a nation that is culturally anchored and inclusive.