Nurlaila, Gita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Akurasi Penggunaan Lahan dalam Memprediksi Risiko Penyebaran DBD di Kecamatan Pontianak Tenggara Nurlaila, Gita; Anasi, Putri Tipa; Christanto, Ludovicus Manditya Hari
Media Komunikasi Geografi Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v26i1.93909

Abstract

Penggunaan lahan melalui pendekatan spasial dengan karakteristik pemukiman tidak berpola atau tidak sesuai dengan RTRWK, sangat dimungkinkan menjadi faktor pendukung kontribusi kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penggunaan lahan di Kecamatan Pontianak Tenggara dan menganalisis potensi kerawanan Demam Berdarah Dengue (DBD) berdasarkan pola penggunaan lahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah digitasi data citra satelit Google Earth menggunakan perangkat lunak ArcGIS, yang kemudian divalidasi dengan uji akurasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta penggunaan lahan yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi 96,8%. Pola penggunaan lahan di Kecamatan Pontianak Tenggara didominasi oleh permukiman padat dan area hutan, dengan area perdagangan, jasa, dan pertanian yang lebih kecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa permukiman padat, area sekitar perdagangan dan jasa, serta genangan air di area hutan dan pertanian berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama DBD. Penelitian ini menegaskan bahwa pemetaan penggunaan lahan dapat menjadi alat yang efektif untuk memprediksi risiko penyebaran DBD, dengan mengidentifikasi area-area yang be Oleh karena itu, peta penggunaan lahan yang telah tervalidasi secara spasial dapat dimanfaatkan sebagai alat penting dalam perencanaan mitigasi dan pengendalian penyakit berbasis lingkungan seperti DBD. rpotensi tinggi menjadi tempat perindukan nyamuk.
Pemodelan Overlay Berjenjang Menggunakan Sistem Informasi Geografis sebagai Penentu Daerah Rawan Demam Berdarah Nurlaila, Gita; Anasi, Putri Tipa; Christanto, Ludovicus Manditya Hari
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.739

Abstract

Pontianak Tenggara District is the area with the highest number of suspected cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Pontianak City. This study uses an overlay method with three levels of vulnerability to map the risk level of DHF spread in Pontianak Tenggara District. The parameters used include environmental indicators such as rainfall, air humidity, air temperature and population density, as well as social indicators such as land use, number of DHF cases, and distance to the river. The results of the study are in the form of a DHF vulnerability map with detailed zoning by village. In general, the overlay results show a vulnerable zone of 46 ha, a moderate zone of 73 ha and a safe zone of 1,423 ha. The vulnerable zone is concentrated in Bansir Laut and Bangka Belitung Laut Villages located on the banks of the Kapuas River. Meanwhile, the safe zone is found in Bansir Darat and Bangka Belitung Darat Villages located far from the river. However, land use in the safe zone still has the potential to influence the spread of DHF. Therefore, the results of this study are expected to be a basis for policy makers in designing effective and efficient DHF control strategies in the future.