p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pengmasku
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah anorganik di TPST Widatama Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana; Trialita, Rosdiana
Pengmasku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i1.1550

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadi isu lingkungan yang semakin penting di Indonesia, khususnya di daerah padat penduduk seperti TPST Widatama yang terletak di Karawaci, Kota Tangerang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sampah anorganik di TPST Widatama, mencakup tantangan utama dalam pengelolaan, volume dan jenis sampah yang diterima, dampak positif dan negatif pengolahan sampah terhadap lingkungan dan masyarakat, serta teknologi yang digunakan dalam proses tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa TPST Widatama menerima rata-rata 25-30 ton sampah anorganik setiap bulan, dengan jenis sampah dominan seperti plastik, kaca, dan logam. Pengolahan sampah anorganik memberikan dampak positif, seperti pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA, menciptakan bahan baku daur ulang, dan membuka peluang lapangan pekerjaan. Namun, masih terdapat dampak negatif, seperti potensi pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Proses pemilahan dan pengolahan sampah di TPST Widatama masih dilakukan secara manual, dengan potensi untuk diterapkan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan untuk meningkatkan edukasi masyarakat, memperkuat infrastruktur, dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah anorganik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan dasar untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam pengelolaan sampah anorganik di masa depan.
Dampak dan pengelolaan pembuangan sampah di sekitar kali/sungai perumahan Harapan Citra Insani dan pengaruh terhadap lingkungan Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana; Trialita, Rosdiana
Pengmasku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v4i2.1195

Abstract

Air adalah sumber kehidupan utama bagi masyarakat, menjadi pokok dalam setiap aspek keberlangsungan hidup manusia. Selain itu, air juga penting dalam sektor pertanian dan industri, sebagai bahan baku maupun dalam proses produksi. Secara ekologis, air mendukung keberlangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Pembuangan sampah baik limbah industri, limbah rumah tangga, dan sampah yang dibuang secara langsung ke sumber air baik itu sungai atau penamoungan air seperti waduk dapat menyebabkan kerusakan sumber air dan merusak keragaman hayati. Sampah merupakan sesuatu yang dekat dengan kehidupan manusia. Dengan bertambahnya populasi dan ekonomi akan meningkatkan jumlah sampah itu sendiri. Sampah di kali mengacu pada segala jenis limbah atau material yang dibuang atau terbuang di sepanjang kali. Ini termasuk sampah-sampah seperti plastik, kertas, logam, dan bahan lainnya yang secara tidak sengaja atau disengaja dibuang ke dalam sungai oleh manusia. Kali Perumahan Harapan Citra Insani, sebuah arteri vital di tengah salah satu kabupaten Bekasi. Belakangan ini menjadi subjek perhatian serius dalam konteks lingkungan dan pengelolaan sumber daya air. Metode kegiatan yang dilakukan menggunakan observasional atau Cross Section dengan cara pengambilan data dengan Teknik sampling terhadap 25 Kepala keluarga di Perumahan Harapan Citra Insani. Hasil Pengamatan 68% tidak puas dan 32% puas Terhadap Upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah masyarakat, 92% ada dan 8% mengatakan tidak ada melakukan kegiatan kerja bakti, 96% Berdampak dan 4% tidak Berdapak Terhadap pengelolaan sampah, 92% Tinggi dan 8% rendah dalam tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan kerjasama pengelolaan sampa, dan 28% banjir dan 72% menyatakan tidak banjir Ketika volume air kali/sungai di sekitar perumahan Harapan Citra Insani Meningkat.
Analysis of the factors causing tidal flooding in Penjaringan District, North Jakarta (Muara Angke, Muara Karang, Muara Baru) Putra, Arfilian Permana; Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Syafriyandi, Debby; Sitanggang, Ansadilla Niar; Widjaya, Christian Dwi Putra; Trialita, Rosdiana; Maulana, Ryan; Saputra, Adam Wisnu; Purnomo, Athallah Adhika Pradhana; Amelia, Fina
Pengmasku Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v6i1.2020

Abstract

Tidal flooding is not only caused by seawater intrusion but also reflects the complexity of urban environmental problems. Contributing factors include land subsidence due to excessive groundwater extraction, inadequate drainage systems, degradation of mangrove ecosystems, and land-use changes resulting from coastal reclamation. Therefore, this study examines the recurring phenomenon of tidal flooding in the coastal areas of Penjaringan District, North Jakarta, particularly in Muara Angke, Muara Karang, and Muara Baru. This study employs a mixed-methods approach through direct field observations, in-depth interviews with residents and community leaders, and the distribution of questionnaires to 100 respondents in the affected areas. The results indicate that tidal flooding has significant impacts on the economic, social, and health aspects of the community. Daily activities are disrupted, household incomes decline, and the risk of disease increases due to poor sanitation conditions during flood events. Although communities have implemented various adaptation measures, most respondents perceive that government interventions have not been effective or equitable. This study emphasizes the importance of collaboration between the government and local communities in developing water control infrastructure, rehabilitating mangrove ecosystems, improving drainage systems, and providing education and economic assistance to enhance the resilience of coastal communities to tidal flooding.