Azzahra, Lutfi Diyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Kajian Pustaka Kharismaylinda, Joya; Dewi, Ika Sandra; Lubis, Lailan Syafira; Azzahra, Lutfi Diyah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i1.2496

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang keberhasilan siswa di jenjang pendidikan menengah. Namun, pada kenyataannya, siswa kelas XI sering mengalami penurunan motivasi akibat tekanan akademik yang tinggi, ketidakseimbangan waktu, serta pengaruh sosial dari lingkungan pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMAN 15 Medan. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memanfaatkan metode studi pustaka dan wawancara sebagai sumber data utama. Subjek penelitian adalah lima siswa yang mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan Person-Centered, yang memungkinkan peserta secara bebas dan terbuka mengungkapkan perasaan serta menemukan solusi dari dalam diri mereka sendiri dengan dukungan lingkungan kelompok. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebelum mengikuti layanan, siswa menunjukkan gejala seperti kehilangan semangat, kurangnya kejelasan tujuan akademik, serta rendahnya kepercayaan diri. Namun setelah sesi bimbingan kelompok, terjadi peningkatan motivasi belajar, terbentuknya komitmen akademik yang lebih kuat, dan tumbuhnya kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan belajar. Suasana kelompok yang suportif dan interaktif menjadi faktor pendukung utama keberhasilan layanan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok tidak hanya efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga perlu dijadikan bagian integral dari program bimbingan dan konseling secara berkelanjutan di sekolah.
Peran Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa: Kajian Pustaka Kharismaylinda, Joya; Dewi, Ika Sandra; Lubis, Lailan Syafira; Azzahra, Lutfi Diyah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i1.2496

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang keberhasilan siswa di jenjang pendidikan menengah. Namun, pada kenyataannya, siswa kelas XI sering mengalami penurunan motivasi akibat tekanan akademik yang tinggi, ketidakseimbangan waktu, serta pengaruh sosial dari lingkungan pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di SMAN 15 Medan. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memanfaatkan metode studi pustaka dan wawancara sebagai sumber data utama. Subjek penelitian adalah lima siswa yang mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan Person-Centered, yang memungkinkan peserta secara bebas dan terbuka mengungkapkan perasaan serta menemukan solusi dari dalam diri mereka sendiri dengan dukungan lingkungan kelompok. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebelum mengikuti layanan, siswa menunjukkan gejala seperti kehilangan semangat, kurangnya kejelasan tujuan akademik, serta rendahnya kepercayaan diri. Namun setelah sesi bimbingan kelompok, terjadi peningkatan motivasi belajar, terbentuknya komitmen akademik yang lebih kuat, dan tumbuhnya kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan belajar. Suasana kelompok yang suportif dan interaktif menjadi faktor pendukung utama keberhasilan layanan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok tidak hanya efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga perlu dijadikan bagian integral dari program bimbingan dan konseling secara berkelanjutan di sekolah.