Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Narkoba Bagi Remaja dari Aspek Kesehatan, Konsekuensi Hukum, Serta cara Pencegahan di MAN 7 Jakarta Wendra, Muhammad; Kamal, Muhammad Refly; Agustinus, Theodorus; Lutfi, Gess; Tristania, Naura; Wahyuningrun, Eka; Kholis, Ikhwanul; Baja, Daniel; Anggoro S. P, Bimo; Muchsin, Erwin; Sutrisno, Andri
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i2.1308

Abstract

Dampak akan penggunaan dan penyalahgunaan narkoba kerap terjadi pada remaja sebagai kelompok yang cukup rentan terhadap pengaruh narkoba di lingkungan sekitar mereka. Remaja perlu dibimbing dengan berbagai edukasi terutama lewat sosialisasi dalam mengetahui dampak buruk narkoba bagi mereka. Mahasiswa/i IBLAM School Of Law dalam hal ini melihat kerentanan yang dimiliki oleh remaja, sehingga melakukan upaya sosialisasi dampak narkoba kepada mereka di MAN 7 Jakarta. Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk upaya preventif dalam memberantas narkoba di Indonesia. Sebagai negara yang juga telah meratifikasi berbagai konvensi internasional seputar perlindungan dari kejahatan narkoba, tentu sosialisasi menjadi salah satu upaya preventif Indonesia dalam memberantas narkoba sedini mungkin. Sosialisasi memberi dampak dan manfaat dalam memutus rantai penyebaran pengguna dan penyalahgunaan narkoba terutama bagi remaja. Keberadaan sosialisasi sebagai bagian dari peran Indonesia dalam memerangi narkoba yang efektif dapat ditinjau dari berbagai regulasi seputar yang memberikan jalan bagi pihak mana pun termasuk lembaga atau mahasiswa/i di perguruan tinggi dalam melakukan upaya preventif pencegahan narkoba lewat sosialisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur atau memberikan informasi seberapa pentingnya sosialisasi sebagai upaya preventif dalam menanggulangi narkoba di Indonesia. Sehingga penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (studi kepustakaan) dalam menganalisis dan membentuk data.
Kajian Hukum terhadap Status Jaminan Kebendaan Milik Pihak Ketiga dalam Kepailitan Berdasarkan Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Baja, Daniel; Qomarudin , Heri
Decisio: Jurnal Ilmiah Hukum Vol 3 No 1 (2026): DECISIO
Publisher : LPPM Iblam School of Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the legal status of third-party property used as collateral for the debts of bankrupt debtors under Law No. 37 of 2004 concerning Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations. It examines whether third-party property can be classified as part of the bankruptcy estate and how creditors holding such collateral are affected by the law. Using a normative legal approach, this research reviews relevant legislation and court decisions. The findings show that third-party property pledged as collateral is not automatically considered bankruptcy assets. However, if the collateral is inseparable from the debtor's assets, it may be treated as part of the bankruptcy estate. Additionally, the study explores the obligations of secured creditors to comply with the Bankruptcy Law in claiming their rights to collateral. Despite being entitled to collateral, creditors must follow legal procedures to safeguard the interests of all parties involved in the bankruptcy process. This study offers insights into the legal implications of collateral on third-party assets and its impact on creditors' rights in Indonesia's bankruptcy proceedings.