Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Hasil Klasifikasi Tutupan Lahan dan Penggunaan Lahan Menggunakan Citra Satelit Landsat, Sentinel, dan Pleiades As, Muhammad Dwi Apriansyah; Ambarwati, Artanty Basilia; Kamila, Tazkia Najwa; Nabila, Salsa Hasna; Alviandi, Rifqi; Putra, Aditya Akasha; Setiawan, Muhammad Ridwan; Somantri, Lili; Himayah, Shafira
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v13i1.83872

Abstract

Remote sensing has become a significant technology in the analysis and monitoring of land use and vegetation. This technology allows for efficient data collection on a large scale and periodic monitoring of changes in land use and vegetation conditions. This study focuses on comparing the classifications generated from the interpretation of Landsat, Sentinel, and Pleiades satellite images in monitoring the same area. The problem often centers on the accuracy of the interpretation results from the images used, so this study employs three types of images to compare their accuracy using the accuracy test method of the confusion matrix. The land use and land cover in Cihanjuang Rahayu Village, based on the interpretation results from the three types of images, show results that are almost identical and complement each other.
ANALISIS POLA SPASIAL SEBARAN PENYANDANG DISABILITAS DENGAN PENDEKATAN MORAN'S I DAN LISA DI KOTA BANJAR Alviandi, Rifqi; Aliyan, Silmi Afina; Handayani, Tiara; Setiawan, Iwan
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36087/jrp.v8i1.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola spasial sebaran penyandang disabilitas di Kota Banjar dengan menggunakan pendekatan Moran's I dan Local Indicator of Spatial Association (LISA). Selain itu, penelitian ini juga menambahkan parameter baru berupa kepadatan penduduk dan lokasi fasilitas kesehatan untuk memperkaya interpretasi spasial. Dengan menggunakan data tahun 2022, analisis dilakukan melalui QGIS dan perangkat lunak statistik spasial. Hasilnya menunjukkan bahwa secara global terdapat autokorelasi spasial positif yang signifikan antara jumlah penyandang disabilitas di tiap kecamatan. Sementara itu, LISA tidak menemukan pola lokal yang signifikan, namun terdapat indikasi yang menarik untuk ditelusuri lebih lanjut, terutama pada wilayah Langensari. Penambahan parameter fasilitas kesehatan dan kepadatan penduduk juga mengungkapkan potensi ketimpangan spasial yang relevan bagi perumusan kebijakan berbasis lokasi.