Etika penelitian telah menjadi isu penting dalam kegiatan akademik, karena meningkatnya tekanan penelitian dapat memicu konflik kepentingan dan meningkatkan perlindungan partisipan penelitian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekanan penelitian, konflik kepentingan, kesadaran etika, pengambilan keputusan etis, dan perlindungan partisipan di kalangan mahasiswa Teknik Industri. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan dari 80 mahasiswa tingkat akhir sarjana dan dikirimkan melalui kuesioner skala Likert lima poin. Hasil menunjukkan bahwa tekanan penelitian memiliki pengaruh yang signifikan terhadap konflik kepentingan (β = 0,564; p 0,001). Kesadaran etika ditemukan memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap pengambilan keputusan etis (β = 0,696; p 0,001). Lebih lanjut, keputusan pengambilan berpengaruh positif terhadap perlindungan partisipan pada tingkat signifikansi marginal (β = 0,241; p = 0,057). Sebaliknya, konflik kepentingan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan etis (β = 0,129; p = 0,113). Temuan ini menyoroti peran penting kesadaran etis dalam menjaga integritas pengambilan keputusan etis dan perlindungan peserta penelitian, meskipun tekanan struktural dalam penelitian terus berkontribusi pada munculnya konflik kepentingan.