Abstrak Publikasi ilmiah memegang peranan vital sebagai validasi pengetahuan, namun kredibilitasnya rentan terhadap risiko moral hazard dan minimnya studi empiris mengenai akuntabilitas reviewer. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi determinan akuntabilitas dengan menguji pengaruh kompetensi, beban kerja, transparansi, dan etika. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori (PLS-SEM), data dikumpulkan dari 50 peneliti muda melalui purposive sampling dan divalidasi dengan kriteria Fornell-Larcker. Hasil penelitian mengungkap temuan dinamis: kompetensi teknis dan transparansi proses tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi akuntabilitas. Sebaliknya, beban kerja menunjukkan pengaruh positif signifikan yang mengindikasikan bahwa tekanan tugas dipersepsikan sebagai tantangan profesional, sementara etika reviewer terkonfirmasi sebagai faktor dominan. Penelitian ini merekomendasikan institusi untuk memprioritaskan internalisasi kode etik dan merancang manajemen penugasan yang menantang namun terukur guna menjaga integritas publikasi. Kata Kunci: Akuntabilitas Reviewer, Etika Publikasi, Beban Kerja, Peneliti Muda, PLS-SEM.
Copyrights © 2026