Viona, Vebyola
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Raden Mattaher Jambi Viona, Vebyola; Sulistiawan, Andika; Sari, Putri Irwanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v9i1.3138

Abstract

Gagal ginjal kronik dengan  terapi  hemodialisis dapat menyebabkan  masalah  kesehatan  fisik  dan psikologis. Kecemasan merupakan bentuk kekhawatiran yang samar dan menyebar, berkaitan dengan perasaan yang tidak menentu serta ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi. Hemodialisis, sebuah terapi untuk individu dengan gangguan fungsi ginjal, dapat menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan metode cross sectional dan menggunakan teknik accidental sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 254 orang dan sampel berjumlah 80 orang. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini instrumen pengetahuan, instrumen dukungan keluarga, dan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), analisa bivariat menggunakan uji chi square. Uji statistik didapatkan hasil lama menjalani hemodialisis (p=0,014), nyeri (p=0,003), dukungan keluarga (p=0,007), pengetahuan (p=0,003), jenis kelamin (p=0,016), dan usia (p=0,001) dengan kecemasan. Ada hubungan antara usia, jenis kelamin, lama hemodialisis, nyeri, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Raden Mattaher Jambi. Perlu perhatian khusus bagi pasien hemodialisis agar faktor-faktor tersebut tidak dijadikan suatu masalah yang membuat mereka mengalami kecemasan yang berat.