Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksperimen Sederhana Mengenai Kemampuan Tekanan Udara dalam Menahan Penggaris agar Tidak Jatuh Nasution, Adelyna Oktavia; Fitri, Tasya Aulia; Dzaky, Faishal; Ambun, Apandi Amri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara eksperimental bagaimana tekanan udara mampu mempertahankan kestabilan suatu benda terhadap gaya luar. Dalam eksperimen ini, penggaris diletakkan di tepi meja dan sebagian permukaannya ditutupi dengan kertas, kemudian bola dijatuhkan ke sisi yang menggantung untuk mengamati apakah sistem tetap stabil. Berdasarkan hasil perhitungan, tekanan udara yang bekerja pada kertas dapat mencapai 14.041,5 N, jauh melebihi gaya gravitasi bola sebesar 0,5782 N. Percobaan menunjukkan bahwa dengan luas kertas sekitar 0,1386 m², penggaris tetap bertahan dan bola memantul kembali. Namun ketika luas kertas dikurangi secara signifikan, tekanan udara yang dihasilkan tidak lagi cukup untuk menahan gaya, sehingga penggaris terjatuh. Hasil ini menguatkan bahwa luas permukaan sangat memengaruhi efektivitas tekanan udara. Penelitian ini memberikan gambaran nyata bahwa konsep tekanan udara tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui eksperimen sederhana.
Analisis Peran Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Era Digital Dzaky, Faishal; Abid, Nazhiful; Bangko, M. Akmal; Ambun, Apandi Amri; Handayani, Dila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4579

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era digital menuntut adanya peran bahasa yang mampu menjembatani interaksi antara manusia dan teknologi secara efektif. Dalam konteks Indonesia, Bahasa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai bahasa nasional yang digunakan secara luas dalam berbagai aktivitas digital, mulai dari komunikasi daring, pengembangan teknologi, hingga pendidikan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bahasa Indonesia dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di era digital, khususnya dalam mendukung kejelasan pemahaman. pengguna teknologi, pengembangan kecerdasan buatan berbasis pemrosesan bahasa alami, serta pemerataan akses pendidikan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan data yang diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berperan tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai infrastruktur linguistik yang mendukung efektivitas interaksi digital, kejelasan penyampaian informasi, serta inklusivitas pemanfaatan teknologi. Penggunaan Bahasa Indonesia baku terbukti meningkatkan tingkat kejelasan pemahaman pengguna teknologi digital, sementara penggunaan bahasa tidak baku yang berlebihan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu, Bahasa Indonesia memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya pada bidang pemrosesan bahasa alami, serta berperan penting dalam pemerataan akses pendidikan digital melalui media pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, penguatan penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam pengembangan dan pemanfaatan TIK merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
ANALISIS USABILITY ANTARMUKA APLIKASI SPOTIFY DITINJAU DARI LEARNABILITY, EFFICIENCY, DAN USER SATISFACTION PADA MAHASISWA PENGGUNA AKTIF Hasibuan, Muhammad Zidni Ilman; Farabi, Zidni Hudan Al; Dzaky, Faishal; Azmi, Nurkhatmul; Akbar, Muhammad Nirvi; Gibran, M. Khalil
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10955

Abstract

The rapid development of digital technology has increased the use of music streaming applications, including Spotify, which has become one of the most popular platforms in Indonesia. However, a large number of users does not necessarily reflect the quality of an application's usability, which is essential for ensuring ease of use, efficiency, and user satisfaction. Research on Spotify’s usability, particularly regarding learnability, efficiency, and user satisfaction, remains limited, thus requiring further analysis. This study employs a descriptive quantitative approach by distributing questionnaires to 57 active Spotify users using a purposive sampling technique. The instrument was developed based on Human-Computer Interaction (HCI) concepts and measured using a 1–5 Likert scale. Data were analyzed by calculating mean scores to determine the usability category levels. The results show that the learnability aspect obtained the highest mean score of 3.98 (good category), indicating that users can easily understand the features and adapt to the application. The efficiency aspect scored 3.72 (good category), although some users did not fully experience time efficiency in certain activities. The user satisfaction aspect scored 3.58 (good category), with several neutral responses suggesting that the user experience is not yet fully optimal. Overall, Spotify demonstrates good usability, especially in terms of learnability. However, improvements in efficiency and user satisfaction are still needed to strengthen user experience and loyalty. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi music streaming, termasuk Spotify yang menjadi salah satu platform paling populer di Indonesia. Namun banyaknya pengguna tidak selalu mencerminkan kualitas usability, sementara aspek ini penting untuk memastikan kemudahan penggunaan, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Penelitian mengenai usability Spotify, khususnya pada aspek learnability, efficiency, dan user satisfaction, masih terbatas sehingga diperlukan analisis lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 57 pengguna aktif Spotify melalui teknik purposive sampling. Instrumen disusun berdasarkan konsep Human-Computer Interaction (HCI) dan diukur menggunakan skala Likert 1–5. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata untuk menentukan kategori tingkat usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek learnability memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 3,98 (kategori baik), yang berarti pengguna mudah memahami fitur dan beradaptasi dengan aplikasi. Aspek efficiency memperoleh nilai 3,72 (kategori baik), meskipun sebagian pengguna belum sepenuhnya merasakan efisiensi waktu dalam penggunaan fitur tertentu. Aspek user satisfaction berada pada nilai 3,58 (kategori baik), dengan cukup banyak jawaban netral yang mengindikasikan pengalaman pengguna belum optimal. Secara keseluruhan, Spotify memiliki usability yang baik, terutama pada aspek learnability. Namun, peningkatan pada aspek efficiency dan user satisfaction tetap diperlukan untuk memperkuat pengalaman dan loyalitas pengguna.