Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Kajian Tafsir dari masa ke masa (Tradisional, Tekstual, dan Kontekstual) Abiyusuf, Ilham; Fadzillah, Rizka; Yulan permata sari; Oja alfi Ahmad; Laila Sari Masyhur
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan penafsiran Al-Qur’an dari masa klasik hingga era modern dengan menyoroti metode, pendekatan, dan karakteristik tafsir di setiap periode. Pada masa Rasulullah dan para sahabat, penafsiran bersifat praktis, langsung berdasarkan wahyu, dan dibantu oleh penjelasan Rasul serta ijtihad para sahabat. Masa tabi’in memperkenalkan unsur Israiliyyat dan mulai muncul perbedaan pandangan antar mazhab dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Periode pertengahan (abad ke-9 hingga ke-19) merupakan masa kejayaan ilmu tafsir, dengan hadirnya berbagai corak penafsiran seperti linguistik, fiqih, filsafat, dan teologi. Di era modern, berkembang metode tafsir tematik (maudhui’), serta pendekatan tafsir tradisional, tekstual, dan kontekstual yang lebih responsif terhadap persoalan kekinian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur terhadap karya-karya tafsir lintas zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Al-Qur’an terus berevolusi secara dinamis untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan tantangan zaman, demi menjaga relevansi dan kedalaman makna Al-Qur’an dalam kehidupan umat Islam masa kini.
Resolusi Konflik Berbasis Al-Qur'an Bagi Masyarakat Rentan: Analisis Sosio-Teologis Terhadap Surah Al-Hujurat Ayat 9 Rahayu, Zaskia Fara Dinda; Rahmaifa Nasyah; Laila Sari Masyhur; Oja Alfi Ahmad; Rahmat Syah Mulia; Samsuddin
PILAR Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9y97zt81

Abstract

Penelitian ini menganalisis kerentanan sosial sebagai akar munculnya konflik dalam masyarakat serta bagaimana nilai-nilai Islam melalui QS. Al-Hujurat ayat 9 memberikan prinsip resolusi konflik yang berkeadilan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur terhadap jurnal dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi, ketidaksetaraan sosial, stigma, dan eksklusi masyarakat menjadi faktor dominan yang memperlemah posisi kelompok rentan, sehingga meningkatkan risiko konflik horizontal dan kekerasan. Perspektif sosio-teologis menegaskan bahwa dakwah berperan dalam pemberdayaan psikologis dan sosial guna menguatkan ketahanan serta martabat kelompok rentan. Analisis ayat dan tafsir QS. Al-Hujurat ayat 9 menegaskan kewajiban mediasi yang adil, perlindungan hak pihak lemah, dan rekonsiliasi sebagai upaya mencegah eskalasi konflik. Kesimpulannya, integrasi pendekatan pemberdayaan komunitas dan prinsip keadilan dalam Al-Qur’an menjadi strategi efektif dalam menciptakan masyarakat inklusif, berkeadilan, dan harmonis.