Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dan Digitalisasi Data Desa di Kabupaten Magelang Mesty Wibowo, Aura Maytha; Nur, Sofyan Ashari; Ageng Puspitasari, Syahidah; Agustina, Intan Shulha; Maharani, Choirunnisa Elfa; Purwanto, Mu'alfad Zulfikar
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 2 (2025): Edisi Juli 2025 - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i2.1733

Abstract

Program digitalisasi desa bertujuan untuk meningkatkan literasi digital perangkat desa serta mendukung pengelolaan data yang lebih efisien melalui pemanfaatan aplikasi Si PBB Trengginas. Program ini dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, yaitu Mertoyudan, Mungkid, dan Muntilan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan perangkat desa secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknologi digital oleh perangkat desa, pengelolaan data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang lebih akurat, serta percepatan proses administrasi desa yang sebelumnya dilakukan secara manual. Selain itu, terjadi peningkatan efisiensi layanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola desa. Kesimpulannya, program ini berhasil mendorong transformasi digital desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan infrastruktur internet dan kemampuan digital yang belum merata, pendekatan edukatif dan pendampingan intensif mampu mengatasi hambatan tersebut. Program ini dapat dijadikan model replikasi untuk digitalisasi desa di wilayah lain.
PENINGKATAN KAPASITAS BINAAN USAHA MIKRO MELALUI INTEGRATED FARMING DAN EKONOMI SIRKULAR Hartono, Budi; Giovanni, Axel; Wafa, Muchammad Khusni; Purwanto, Mu'alfad Zulfikar; Harsono, Mirna
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8949

Abstract

Micro-enterprises focusing on food security, particularly in the context of urban farming, play a vital role in the local economy. However, many micro-enterprises in this sector face significant challenges, including limited business management capacity, scarce resources, and insufficient technical knowledge related to efficient and sustainable agricultural practices. This community engagement program aims to enhance the capacity of micro-enterprises through the application of integrated farming and circular economy approaches to improve efficiency, sustainability, and product competitiveness. Implemented through a strategic partnership with Fita Farm an organization with expertise in integrated agriculture and community empowerment the program involves training, hands-on mentoring, and continuous evaluation to develop a more efficient and sustainable micro-enterprise model. Furthermore, it targets tangible outcomes such as scientific publications, video documentation, and the acquisition of intellectual property rights (IPR) for innovations developed during the program. Ultimately, the expected outcomes include improved business management capacity, increased income, and greater resilience and sustainability of micro-enterprises in facing economic challenges. ABSTRAK Usaha mikro yang berfokus pada ketahanan pangan, terutama dalam konteks urban farming, memainkan peran penting dalam perekonomian lokal. Namun, banyak usaha mikro yang terlibat dalam sektor ini menghadapi tantangan yang signifikan, seperti keterbatasan kapasitas pengelolaan usaha, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pengetahuan teknis terkait praktik pertanian yang efisien dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro melalui pendekatan integrated farming dan ekonomi sirkular, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing produk usaha mikro. Program ini dilaksanakan melalui kemitraan strategis dengan Fita Farm, yang memiliki keahlian dalam pertanian terpadu dan pemberdayaan masyarakat, sebagai mitra utama dalam pelaksanaan kegiatan. Program ini melibatkan pelatihan, pendampingan langsung, serta evaluasi berkelanjutan dengan tujuan untuk menghasilkan model usaha mikro yang lebih efisien dan berkelanjutan. Di samping itu, program ini juga menargetkan hasil berupa publikasi ilmiah, dokumentasi video, dan perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas inovasi yang dikembangkan. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas pengelolaan usaha, peningkatan pendapatan, serta keberlanjutan usaha mikro yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi.