Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Hukum Dalam Mengatasi Masalah Pembakaran Hutan dan Lahan di Kalimatan Tengah Muhammad Rizky Darmawan; Muhammad Azalea Nabula Rachmat; Muhammad Rizaldy Firdaus
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.1158

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hampir setiap musim kemarau di Kalimantan Tengah menjadi masalah serius yang berdampak pada kerusakan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, termasuk mengevaluasi efektivitas peraturan yang ada serta tantangan implementasinya di lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dan sosiologis, dengan data yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan kajian dokumen hukum, jurnal ilmiah, serta laporan resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat regulasi yang lengkap seperti Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 dan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, implementasi di lapangan masih lemah karena rendahnya koordinasi antar lembaga, kurangnya kesadaran hukum masyarakat, dan kesulitan pembuktian hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum yang tegas harus disertai edukasi hukum dan partisipasi aktif masyarakat untuk mengurangi frekuensi kebakaran, menjaga kelestarian lingkungan, dan melindungi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.
Penafsiran QS Ali Imran: 159 dan Asy-Syura: 38 tentang Musyawarah dan Sistem Pengambilan Zulfian Achmad Noviandi; Hafija Safarina; Muhammad Rizaldy Firdaus
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nr92z179

Abstract

Musyawarah (deliberation) is a fundamental principle in Islam emphasized in the Qur’an as a collective decision-making process that ensures justice and wisdom. This study aims to analyze the interpretation of QS Ali Imran:159 and QS Asy-Syura:38 regarding musyawarah and its application in contemporary Islamic governance. Using qualitative library research, the study reviews classical and modern tafsir literature to explore how musyawarah fosters ethical, inclusive, and effective decision-making. Findings reveal that musyawarah serves not only as a dialogue method but also as a manifestation of faith, promoting social cohesion and accountability. The research highlights the continued relevance of musyawarah for addressing modern socio-political challenges in Muslim communities. The study concludes that musyawarah remains essential for just governance, balancing rational, spiritual, and social dimensions in Islamic leadership.