Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pelabelan Negatif terhadap Masa Depan Korban Kekerasan Seksual Sari, Nurullita; Dwiyanto, Endang; Hilma, Hilma
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2933

Abstract

Kekerasan seksual di Indonesia terus meningkat dan menjadi masalah sosial yang serius. Selain dampak fisik dan psikologis, korban sering mengalami pelabelan negatif dari lingkungan sekitar seperti teman, sekolah, dan tetangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pelabelan negatif yang dialami korban kekerasan seksual serta dampaknya terhadap masa depan korban dalam aspek pendidikan, sosial, dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 100 responden korban kekerasan seksual di wilayah Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50% korban menerima pelabelan negatif seperti “anak nakal” atau “penggoda”. Pelabelan ini berdampak besar: secara pendidikan korban mengalami penurunan prestasi bahkan putus sekolah; secara sosial, mereka dikucilkan dan menarik diri; secara psikologis, korban mengalami kecemasan, rasa malu, dan trauma berkepanjangan yang dalam beberapa kasus berujung pada percobaan bunuh diri. Lingkungan seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting, baik sebagai pendukung maupun pemberi stigma. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelabelan negatif memperparah kondisi korban dan menghambat pemulihan mereka. Pendekatan empati dan dukungan lingkungan sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang aman bagi korban kekerasan seksual.
Analisis Peran Media Sosial Dalam Membentuk Persepsi Generasi Z Tentang Hak dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Dwiyanto, Endang; Nurbayati, Fidah; Purnama, Dona
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7550

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam pola pikir dan perilaku generasi muda, terutama generasi z. Media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka memainkan peran penting dalam membentuk persepsi terhadap berbagai isu sosial dan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media sosial mempengaruhi pemahaman generasi z mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi pengaruh: di satu sisi, ia mampu meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi sosial; di sisi lain, media sosial juga dapat memunculkan misinformasi yang mengaburkan pemahaman tentang tanggung jawab kewarganegaraan. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pendidikan kewarganegaraan yang adaptif guna membekali generasi z dengan pemahaman yang kritis dan bertanggung jawab terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara di era digital.