Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Sikap Moderat Siswa Di Sekolah (Studi Kasus di SMA MUHAMMADIYAH 10 GKB – GRESIK): Penelitian Lailiyatus Sa’adah; Zulfatul Mufidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi digitalisasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat memperkuat sikap moderat siswa di SMA Muhammadiyah 10 GKB. Sikap moderat menjadi sangat penting dalam konteks kehidupan beragama di era digital yang penuh tantangan dan pengaruh ekstremisme. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI, siswa, dan perangkat sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI di SMA Muhammadiyah 10 GKB tidak hanya mencakup penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Melalui platform pembelajaran digital, seperti Learning Management System (LMS), video edukatif, dan proyek digital berbasis nilai moderasi, siswa dilatih untuk berpikir kritis, toleran, serta menghargai keberagaman. Guru PAI berperan aktif sebagai inovator dan fasilitator dalam mengembangkan materi pembelajaran yang mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai keagamaan secara bijak dan inklusif.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi PAI memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa yang moderat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga dapat menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan radikalisme dan intoleransi di lingkungan pendidikan.
Konsep Pendidikan Karakter Islam: Relevansinya Terhadap Pendidikan Berkelanjutan SDG-4 (Pemikiran Sayyid Muhammad Bin Alwi Al-Maliki) Ikrimatul Maslamah; Zulfatul Mufidah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7227

Abstract

This study explores the concept of Islamic character education in the thought of Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki and its relevance to Sustainable Development Goal (SDG) 4, which promotes inclusive, equitable, and quality education. The research aims to analyze how al-Maliki’s educational ideas—rooted in classical Islamic tradition—can contribute to addressing moral and character crises in contemporary education, particularly in the context of building sustainable and value-based education systems.Using a qualitative approach with a library research method, this study examines al-Maliki’s key works and supporting literature on Islamic education and global education policies. The analysis focuses on core values and educational strategies that he promotes to shape well-rounded individuals who are not only intellectually capable but also morally and spiritually grounded. Findings indicate that al-Maliki’s integration of ethical values and character formation aligns with the objectives of SDG 4, especially in fostering responsible, compassionate, and socially engaged learners. His educational philosophy offers a relevant framework for Islamic education systems seeking to elevate character development alongside academic goals. The study also underscores the potential of classical Islamic pedagogy to contribute meaningfully to global educational reform and sustainability discourses