Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi digitalisasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat memperkuat sikap moderat siswa di SMA Muhammadiyah 10 GKB. Sikap moderat menjadi sangat penting dalam konteks kehidupan beragama di era digital yang penuh tantangan dan pengaruh ekstremisme. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI, siswa, dan perangkat sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI di SMA Muhammadiyah 10 GKB tidak hanya mencakup penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Melalui platform pembelajaran digital, seperti Learning Management System (LMS), video edukatif, dan proyek digital berbasis nilai moderasi, siswa dilatih untuk berpikir kritis, toleran, serta menghargai keberagaman. Guru PAI berperan aktif sebagai inovator dan fasilitator dalam mengembangkan materi pembelajaran yang mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai keagamaan secara bijak dan inklusif.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi PAI memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa yang moderat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga dapat menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan radikalisme dan intoleransi di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2025