Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

A Bibliometric Analysis of Aloe vera in Wound Healing Asti Arum Sari; Reza Rahmawati
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v20i1.22312

Abstract

People have used Aloe vera for a variety of traditional medical applications. A. vera has been proven in numerous studies to play a key function in wound healing. Although there are many reviews on this topic, bibliometric analysis is not found in the literature. This study uses bibliometric analysis to evaluate the influence and relevance of the countries, journals, organizations, and authors that have made the most contributions to this topic. Scopus database was used to gather bibliographic data on relevant studies. A total of 417 published articles between 1981 and 2023 were selected. VOSviewer version 1.6.18 was used to conduct a bibliometric analysis of these papers. On the topic of A. vera as a wound healing agent, Tehran University of Medical Science from Thailand was the most productive institution and Journal of Ethnopharmacology was the most productive journal. India was the most productive and collaborative country. The spotlight of the recent papers was the use of biotechnology techniques and drug-delivery strategies of A. vera in wound healing. Developing formulation using various drug-delivery methods followed by in vivo preclinical and clinical studies of this particular topic were potential to be explored.
Penerimaan Vaksin COVID-19 Pada Responden Wanita di Desa Pelangki Dwi Kamilla Putri; Reza Rahmawati; Charles Banon; Asti Arumsari
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v2i1.23490

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Untuk memutuskan penyebaran penyakit, menghentikan wabah, dan dalam jangka panjang untuk menghentikan terjadinya penyakit COVID-19 perlu dilakukan vaksinasi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran masyarakat terhadap penerimaan vaksin COVID-19 Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengumpulan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 224 responden wanita, diantaranya 150 orang (67%) menyatakan bersedia untuk divaksinasi sementara sebanyak 69 orang (30,8%) tidak bersedia melakukan vaksinasi dan sisanya 5 orang (2,2%) masih belum memutuskan kesediaannya untuk melakukan vaksinasi. Kesimpulan penelitian ini menyatakan responden wanita di Desa Pelangki lebih banyak yang setuju untuk divaksinasi COVID-19.
Edukasi Pencegahan Diabetes dan Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Antidiabetes bagi Masyarakat Pengunjung Car Free Day Colomadu, Karanganyar Sujono, Tanti Azizah; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Munawaroh, Rima; Utami, Wahyu; Sari, Asti Arum; Nurwaini, Setyo; Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul; Anindya, Talitha Ahnaf; Firdaus, Farhand Ahmad; Harindasari, Amorita Azzah; Balqis, Moetia Rahman; Anjati, Yasinta Widia
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.10545

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic (non-communicable) disease whose prevalence is currently increasing. Public awareness of the importance of early detection and prevention of diabetes is still relatively low, because this disease is sometimes asymptomatic. Various efforts to prevent and treat DM continue to be developed, including through public education. This activity aims to increase public knowledge about diabetes and the use of natural ingredients as antidiabetics. Car-free day Colomadu was chosen as a strategic location to reach the community by providing accessible health education. This activity is a collaboration between the UMS Faculty of Pharmacy and the Aisyiyah Colomadu Branch Management. The method used is to detect diabetes through blood sugar level checks and education about diabetes, which is done by providing leaflets. The level of knowledge is measured by comparing the pretest and posttest. A total of 19 respondents met the inclusion criteria: visitors to the Colomadu car-free day, had had a blood sugar level check, were willing to fill out a questionnaire, and had a history of education/work not in the health sector. Based on the results of statistical tests, there was a significant increase in knowledge about diabetes (p<0.001) with a pretest value (72.11) in the sufficient category and a posttest value (78.95) in the good category. Based on this, education using this leaflet can increase public knowledge about diabetes. Still, it is recommended that other educational methods, such as counseling accompanied by questions and answers, be used to optimize the results.
Edukasi Kesehatan Mata di Car-Free Day Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah Sari, Asti Arum; Utami, Wahyu; Sujono, Tanti Azizah; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Merlindasari, Aulia Pungky; Shofiah, Mira; Wati, Abil Lia; Ujiantya, Sabrina Dian Parasika; Rahmadani, Sandika
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan penglihatan merupakan masalah kesehatan mata yang dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidup penderitanya. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan dan pencegahan gangguan mata menyebabkan tingginya prevalensi kelainan refraksi dan katarak di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran pentingnya kesehatan mata masyarakat melalui edukasi langsung di ruang publik seperti Car-Free Day (CFD). Kegiatan dilaksanakan pada 23 Februari 2025 dengan metode penyuluhan langsung dan pembagian leaflet informatif pada peserta pemeriksaan gula darah, asam urat, dan/atau kolesterol di CFD Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Materi edukasi mencakup macam-macam penyakit mata, tips menjaga kesehatan mata, serta tips untuk menghindari mata lelah. Peserta memberikan respon yang positif dan beberapa belum pernah memperoleh informasi serupa dan tertarik untuk mulai menjaga kesehatan matanya. Aktivitas ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas di ruang publik dapat secara efektif menjangkau kelompok sasaran yang lebih luas. CFD menjadi sarana yang berpotensi untuk intervensi promotif-preventif yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal dalam isu kesehatan mata. Pendidikan yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami terbukti dapat menumbuhkan kesadaran baru dalam masyarakat.
EDUKASI BAHAYA DIABETES MELLITUS DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH WARGA DUKUH KARANGGENENG Sari, Asti Arum; Maulana, Riza; Chindy, Breskia Naswa; Mutakhoirina, Arrozza Fadhilah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

International Diabetes Federation (2021) menyebutkan bahwa prevalensi penyakit diabetes melitus (DM) usia 20-79 tahun di Indonesia adalah 10,6% dengan 73,7% diantaranya merupakan penyandang DM yang tidak terdiagnosa DM sebelumnya. Bahaya yang terjadi jika penyandang DM tidak terdiagnosa adalah munculnya komplikasi karena kondisi hiperglikemia yang terjadi terus menerus dan tidak terkontrol. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi mengenai DM (definisi, gejala, serta bahayanya) serta pemeriksaan kadar gula darah sebagai upaya deteksi dini DM sehingga dapat menurunkan resiko komplikasi DM di Dukuh Karanggeneng, Kelurahan Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta. Selain itu, dilakukan tanya jawab selama kegiatan untuk memastikan warga menerima informasi edukasi dengan baik. Sebanyak 41 warga yang hadir telah menerima informasi tentang DM dengan baik. Hasil pemeriksaan kadar gula darah sewaktu yang dilakukan menunjukkan ada 1 warga yang memiliki kadar gula darah > 200 mg/dL.
POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SINERGIS DARI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN DAN DAUN ILER TERHADAP DPPH Asti Arum Sari; Rizkina Ulyal Muna
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres oksidatif akibat produksi radikal bebas yang berlebihan berperan dalam patogenesis berbagai penyakit degeneratif. Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun iler (Coleus scutellarioides(L.) Benth.) diketahui mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol daun kersen dan daun iler menggunakan DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) serta spektrofotometer UV-Vis. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Kombinasi ekstrak dibuat dalam rasio 1:1, 2:1, dan 1:2 (daun kersen iler), kemudian dibandingkan dengan ekstrak tunggal masing-masing. Aktivitas antioksidan ditentukan berdasarkan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC50 ekstrak etanol daun kersen dan daun iler berturut-turut sebesar 27 µg/mL dan 19 µg/mL. Kombinasi ekstrak pada rasio 1:1, 2:1, dan 1:2 menghasilkan nilai IC50 masing-masing sebesar 9,68 ± 0,059 µg/mL; 11,57 ± 0,015 µg/mL; dan 8,28 ± 0,607 µg/mL. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara ekstrak tunggal dan kombinasi (p < 0,05). Kombinasi ekstrak daun kersen dan daun iler pada rasio 1:2 menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi yang ditunjukkan oleh nilai IC50 terendah. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua ekstrak berpotensi meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan ekstrak tunggal.