Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR PENYEBAB RENTANNYA PERMUKIMAN DESA MENJADI PERMUKIMAN KUMUH, KABUPATEN BONE BOLANGO Abas, Amir; Fosterharoldas Swasto, Deva
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At first, slum settlements were often identified with urban areas, but as time progresses, this phenomenon also begins to spread to rural areas. On the other hand, rural settlement areas are characterized by dominant activities in the agricultural sector, involving the management of natural resources such as land and water. Based on the results of qualitative research with a deductive approach that mentions the factors causing the vulnerability of slum settlements in the Settlement Area of the Village, located in the Bone Bolango Regency, it can be concluded that there are two groups of factors that affect these conditions: physical factors and non-physical factors. Physical factors including waste disposal, environmental roads, drainage, uninhabitable building conditions, and environmental health problems such as dengue fever play a crucial role in creating the vulnerability of slum settlements. Poor infrastructure conditions and lack of attention to sanitation make these settlements vulnerable to various environmental and health problems. Meanwhile, non-physical factors, including the perceptions of the government and society as well as the social and cultural factors of the community, also have significant influence. Inadequate perceptions of the government and society regarding the importance of improving infrastructure and sanitation, as well as social and cultural factors influencing decisions on the development and management of settlements, also contribute to the vulnerability of slum settlements.
Identifikasi Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penetapan Klasifikasi Predikat Kumuh Berat pada Kawasan Permukiman Desa di Kabupaten Bone Bolango Abas, Amir; Swasto, Deva Fosterharoldas
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i2.86048.162-175

Abstract

Fenomena permukiman kumuh yang sebelumnya lebih sering terkait dengan kawasan perkotaan kini mulai merambah ke permukiman di desa. Hal ini merupakan indikasi serius tentang ketidakmerataan pembangunan dan pengelolaan wilayah. Masalah yang timbul adalah adanya ketidaksesuaian antara klasifikasi yang ditetapkan dengan kondisi nyata di lapangan. Banyak kawasan yang sebelumnya dikategorikan sebagai kumuh berat ternyata tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi kekumuhan yang sebenarnya, sedangkan beberapa kawasan yang membutuhkan perhatian malah terabaikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan klasifikasi predikat kumuh berat di kawasan permukiman desa Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan deduktif dengan metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi lapangan serta wawancara mendalam dengan masyarakat dan pejabat pemerintah. Analisis data dilakukan menggunakan triangulasi untuk memastikan keakuratan dan kredibilitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi infrastruktur, penggunaan indikator yang kurang tepat, pengambilan keputusan yang direktif, serta persepsi dan keterlibatan pemerintah dan masyarakat berperan signifikan dalam penetapan klasifikasi kawasan kumuh. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian klasifikasi kawasan kumuh dengan memperhatikan karakteristik kondisi lokal agar kebijakan dan intervensi lebih efektif dan tepat sasaran