This Author published in this journals
All Journal Jurnal Lazuardi
Anur, Evin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Campur Kode dalam WhatsApp Group Himpunan Mahasiswa PBSI Asal Manggarai Anur, Evin; Djuli, Labu; Nitbani, Samuel H.
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 2 (2025): Vol 8 No 2 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XVII BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss2.161

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Campur Kode dalam WhatsApp Group Himpunan Mahasiswa PBSI Asal Manggarai. Rumusan masalah yang terdapat dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk penggunaan campur kode dalam WhatsApp group himpunan mahasiswa PBSI asal Manggarai dan apa saja faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dalam WhatsApp group himpunan mahasiswa PBSI asal Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan campur kode dalam WhatsApp group himpunan mahasiswa PBSI asal Manggarai, dan mendeskripsikan faktor pendukung yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dalam WhatsApp group himpunan mahasiswa PBSI asal Manggarai. Penelitian ini berlandasakan pada teori sosiolinguistik yang menempatkan kedudukan bahasa dalam hubungan dengan pemakainya di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yakni data yang diperoleh berupa kata-kata dan bukan dalam bentuk angka-angka yang dimana peneliti membaca percakapan dalam WhatsApp group, mencatat chat/percakapan yang mengandung campur kode, melakukukan wawancara dengan penutur, dokumentasi, serta membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam percakapan WhatsApp group tersebut menunjukan adanya peristiwa campur kode (code mixing) tepatnya campur kode ke dalam (inner code mixing). Terdapat 26 data percakapan yang mengandung campur kode ke dalam yang berbentuk 1) kata, 2) frasa, 3) klausa, dan 4) kalimat. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode dalam WhatsApp group tersebut yaitu: 1) faktor kebiasaan, 2) faktor ingin mempertegas dan memperjelas sesuatu, 3) faktor situasi, 4) faktor ingin meningkatkan keakrabaan.