Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN PURBA BERDASARKAN BIOFASIES ANGGOTA TUF NAPALAN FORMASI PAMUTUAN Haitami, Riza Rohmatul; Fatih, Rayhan; Jurnaliah, Lia; Winantris, .
Bulletin of Scientific Contribution Vol 23, No 1 (2025): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v23i1.59691

Abstract

Foraminifera merupakan organisme mikroskopik yang terdiri atas satu sel dan termasuk dalam filum Protista yang terbagi atas dua jenis yaitu foraminifera planktonik dan bentonik. Foraminifera bentonik kecil merupakan organisme yang dapat digunakan untuk merekonstruksi lingkungan purba dikarenakan cara hidupnya yang terbatas pada ekologi tertentu. Terdapat sepuluh sampel yang diambil dengan menggunakan metode acak pada singkapan permukaan litologi batugamping sisipan pasir Anggota Tuf Napalan Formasi Pamutuan. Analisis kluster menggunakan software SPSS digunakan untuk mengetahui biofasies daerah penelitian untuk selanjutnya dianalisis lebih lanjut dalam interpretasi lingkungan pengendapan purba. Penentuan lingkungan pengendapan purba dilakukan dengan menghitung dan interpretasi spesies-spesies foraminifera bentonik kecil yang mendominasi pada setiap biofasies. Daerah penelitian memiliki tujuh biofasies yang berkembang dengan lingkungan pengendapan purba umumnya yaitu transisi hingga laut dalam.Kata kunci: Foraminifera Bentonik Kecil, Pamutuan, Biofasies, Lingkungan Pengendapan
PALEOTEMPERATUR KALA MIOSEN TENGAH BERDASARKAN ANALISIS KELIMPAHAN FORAMINIFERA PLANKTONIK PADA DAERAH CISANGKAL, KECAMATAN LANGKAPLANCAR, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT Pramudya, Rayhan Fatih; Haitami, Riza Rohmatul; Jurnaliah, Lia; Fauzielly, Lili; Winantris, .
Bulletin of Scientific Contribution Vol 23, No 3 (2025): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v23i3.59458

Abstract

Dinamika kondisi suhu yang selalu berubah-ubah terjadi dari masa lampau hingga saat ini dan mempengaruhi keberadaan mikroorganisme laut seperti foraminifera. Lokasi penelitian yang secara administratif terletak pada daerah Cisangkal, Kecataman Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, dengan koordinat 108°30’41,61’’ BT dan 7°36’17,10’’ LS sampai 8°30’40,48’’ BT dan 7°36’19,78’’ termasuk dalam Formasi Pamutuan memiliki potensi informasi yang banyak mengenai paleotemperatur berkenaan dengan foraminifera yang melimpah,Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur dan paleotemperatur. Melalui analisis kuantitatif diperoleh sebanyak 16.072 individu foraminifera planktonik dengan total 60 spesies yang didapatkan dari total 10 conto batuan yang ada dari satuan Anggota Tuff Napalan Formasi Pamutuan (Tmpt). Terdapat total 6192 individu spesies penciri temperatur hangat, 1896 individu temperatur sedang, dan 584 individu temperatur dingin. Melihat dari dominansi spesies penciri temperatur hangat pada daerah penelitian mengindikasikan bahwa paleotemperatur pada daerah tersebut masuk ke dalam kategori temperatur yang relatif hangat (>20°C).Kata Kunci : Foraminifera Planktonik, Formasi Pamutuan, Paleotemperatur