Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Marketing TikTok terhadap Daya Beli Generasi Muda Gen-Z Hamidah, Azzah; Azahra, Denalia; Adinata, Nur Fatia Ramadhan; Apriliya, Rehabibaah; Mahendra, Rijal; Aziz, Rasyid Abdul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.18860

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya generasi Z yang sangat akrab dengan media sosial seperti TikTok pemasaran suatu produk melalui konten-konten seperti vidio pendek yang bekerjasama dengan influencer dapat lebih mudah untuk menjangkau konsumen yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran afiliasi melalui platform TikTok terhadap daya beli generasi muda. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dan observasi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konten pemasaran yang kreatif, personal, dan interaktif mampu membentuk persepsi serta mendorong keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif. Interaktivitas dan keaslian konten, ditambah keterlibatan influencer, memainkan peran penting dalam menciptakan minat beli. Meski demikian, keputusan akhir konsumen tetap dipengaruhi oleh pertimbangan rasional seperti harga dan kualitas produk. Dengan demikian, strategi pemasaran di TikTok harus menyeimbangkan antara daya tarik emosional dan nilai fungsional agar mampu menjangkau serta membangun loyalitas konsumen muda secara berkelanjutan.
Analisis Strategi Komunikasi Interpersonal dalam Proses Konsultasi Awal Klinik X untuk Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Pasien Apriliya, Rehabibaah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21556

Abstract

Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien merupakan elemen kunci dalam pelayanan klinik kecantikan, khususnya pada tahap konsultasi awal yang berperan dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pasien. Namun, belum banyak penelitian yang menyoroti bagaimana komunikasi efektif dapat diterapkan dalam konteks klinik estetika serta bagaimana media sosial berperan dalam menarik perhatian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal dokter dan staf dalam proses konsultasi awal serta pemanfaatan media sosial klinik X dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pasien. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di klinik X cabang Bogor. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan dokter dan staf, serta studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian didasarkan pada lima indikator komunikasi interpersonal DeVito (openness, empathy, supportiveness, positiveness, equality), konsep REACH, Teori Penetrasi Sosial, serta teori McLuhan mengenai media komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultasi awal berfungsi bukan hanya sebagai tahap diagnostik, melainkan strategi komunikasi interpersonal untuk membangun kepercayaan pasien. Dokter di klinik X berhasil menciptakan suasana konsultasi yang terbuka, empatik, suportif, positif, dan setara, sehingga pasien merasa dihargai serta lebih nyaman dalam menyampaikan keluhan. Selain itu, media sosial, khususnya Instagram, berperan penting dalam menarik perhatian pasien baru melalui konten edukatif, promosi, dan testimoni. Kombinasi komunikasi tatap muka yang intensif dengan media digital memperkuat citra klinik serta meningkatkan loyalitas pasien. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi interpersonal dan media sosial berimplikasi langsung pada peningkatan kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pasien.
Analisis Perilaku Penggunaan Bahasa Kasar Terhadap Pergaulan Antar Mahasiswa Universitas Djuanda Apriliya, Rehabibaah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/04hq1614

Abstract

Bahasa kasar secara umum dipersepsikan negatif dalam komunikasi, namun dalam konteks pertemanan mahasiswa, sering kali berfungsi sebagai penanda keakraban dan solidaritas. Penelitian terdahulu belum banyak mengeksplorasi kompleksitas fungsi serta dampak sosio-pragmatisnya dalam pergaulan mahasiswa di lingkungan kampus tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penggunaan bahasa kasar di kalangan mahasiswa Universitas Djuanda Bogor serta mengeksplorasi dampaknya terhadap hubungan sosial mereka. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap 12 mahasiswa aktif dari berbagai fakultas hingga mencapai titik kejenuhan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun dipahami sebagai bentuk ketidaksopanan, bahasa kasar lazim digunakan terutama di antara teman dekat untuk bercanda, bereaksi spontan, atau mengekspresikan emosi. Faktor pendorong utamanya adalah lingkungan pertemanan, media sosial, dan permainan daring. Dampaknya bersifat paradoksal, di satu sisi dapat mempererat ikatan dalam kelompok sebaya, tetapi di sisi lain berpotensi menimbulkan konflik jika digunakan di luar konteks kedekatan atau situasi formal. Temuan penelitian menyoroti pentingnya kecerdasan komunikasi kontekstual dan kesadaran akan batasan penggunaan bahasa di lingkungan kampus. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan sampel yang terbatas pada satu universitas. Implikasinya, diskusi etika komunikasi di perguruan tinggi perlu mempertimbangkan fungsi sosial bahasa dan konteks interaksi, di samping norma kesopanan.