Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Gaul Siswa Kelas 6 MI Daarul Ulum pada Aplikasi WhatsApp Sobirin, Muhamad Rinaldi; Akbar, Muhamad Dodi; Syatriani, Derry
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.20136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penggunaan bahasa gaul dalam aplikasi WhatsApp oleh siswa kelas 6 MI Daarul Ulum yang merupakan bagian dari generasi Alpha. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan penyebaran kuesioner daring kepada sembilan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menggunakan WhatsApp setiap hari selama 1 hingga 6 jam, dengan frekuensi penggunaan bahasa gaul sebanyak 1–5 kali per hari. Bahasa gaul digunakan terutama saat berkomunikasi dengan teman sebaya, dan dianggap mampu membuat percakapan menjadi lebih santai dan menyenangkan. Namun, siswa juga menyadari pentingnya menyesuaikan bahasa dengan lawan bicara, terutama saat berinteraksi dengan guru atau orang tua. Sebagian siswa mengaku pernah tanpa sadar menggunakan bahasa gaul dalam tugas sekolah dan merasa kesulitan menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul cukup dominan dalam komunikasi digital anak-anak, namun perlu adanya bimbingan agar tidak mengganggu kemampuan berbahasa formal mereka.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP FREKUENSI INTERAKSI TATAP MUKA MASYARAKAT USIA PRODUKTIF Syatriani, Derry; Salwa, Nur Anisa; Akbar, Muhamad Dodi; Kusumadinata, Ali Alamsyah
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/mfh7mr68

Abstract

Perkembangan media sosial sebagai bagian dari era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, khususnya pada masyarakat usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap frekuensi interaksi tatap muka dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada masyarakat usia produktif sebagai responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan media sosial, sedangkan variabel dependen adalah frekuensi interaksi tatap muka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap frekuensi interaksi tatap muka. Tingginya intensitas dan durasi penggunaan media sosial cenderung diikuti oleh penurunan frekuensi interaksi tatap muka. Temuan kuesioner juga menunjukkan bahwa responden merasakan manfaat teknologi digital dalam mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun sekaligus menyadari berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Penelitian ini sejalan dengan Teori Uses and Gratifications serta konsep komunikasi interpersonal yang dimediasi teknologi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk ulang pola komunikasi interpersonal di era digital.